Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Sulsel Prediksi Ekonomi Tumbuh 4 Persen Awal 2021

Optimisme tersebut lantaran melihat perkembangan ekonomi Sulsel yang semakin membaik, meskipun masih pada posisi minus di kuartal III/2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 November 2020  |  20:23 WIB
Kawasan reklamasi laut Center Point of Indonesia (CPI) yang berbentuk burung garuda , terlihat dari udara, di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Kawasan reklamasi laut Center Point of Indonesia (CPI) yang berbentuk burung garuda , terlihat dari udara, di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan memprediksi pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 4 persen pada awal 2021. Hal tersebut dikemukakan Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulawesi Selatan, Endang Kurnia Saputra di Makassar, Kamis (26/11/2020). 

Menurut dia, prediksi itu dengan melihat perkembangan ekonomi Sulsel dari semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi, meskipun masih pada posisi minus di kuartal III/2020. 

Pertumbuhan ekonomi di daerah ini, lanjut dia, sempat terkontraksi pada kuartal I akibat Covid-19 sejak awal Maret 2020 yakni di level -2,91 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, atau hanya tumbuh sekitar 3,07 persen dibandingkan dengan 2019.

Kondisi tersebut semakin diperparah pada kuartal II/2020 yang terkontraksi hingga -3,87 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Minusnya pertumbuhan ekonomi ini terjadi di seluruh wilayah di Indonesia sehingga menyebabkan terjadinya resesi.

Meski demikian di kuartal III/2020, tanda tanda pertumbuhan ekonomi mulai terlihat dengan kontraksi hanya -1,08 persen. Oleh karena itu, BI memperkirakan pada kuartal IV/2020 kondisinya akan semakin membaik sehingga pada tahun berikutnya akan mampu tumbuh positif.

Endang mengatakan, pada kuartal III/2020 ada tiga faktor yang utama memungkinkan perekonomian membaik. Pertama, pilkada serentak pada 9 Desember 2020 yang memungkinkan pertumbuhan belanja, terutama pada konsumsi rumah tangga.

Kedua, berbagai perayaan keagamaan memungkinkan mendorong pertumbuhan ekonomi, misalnya pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Dan terakhir Penyerapan APD di kuartal IV/2020 yang semakin besar. "Kami optimistis melihat ke depan jauh lebih baik,” ujanya.

Potensi perbaikan ekonomi ini akan berbalik arah jika Pembatasan Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan. Meski demikian, dia optimistis pada awal 2021, perekonomian Sulsel bakal pulih bahkan mengalami pertumbuhan signifikan di angka 4 persen.

Hal tersebut ditengarai semakin dekatnya kehadiran vaksin Covid-19 serta berbagai program pemerintah yang tergabung dalam program Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) yang akan membawa pengaruh positif bagi perekonomian khususnya di Sulsel.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi sulawesi selatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top