BI Sulsel Prediksi Ekonomi Tumbuh 4 Persen Awal 2021

Optimisme tersebut lantaran melihat perkembangan ekonomi Sulsel yang semakin membaik, meskipun masih pada posisi minus di kuartal III/2020.
Kawasan reklamasi laut Center Point of Indonesia (CPI) yang berbentuk burung garuda , terlihat dari udara, di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kawasan reklamasi laut Center Point of Indonesia (CPI) yang berbentuk burung garuda , terlihat dari udara, di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/9/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan memprediksi pertumbuhan ekonomi Sulsel mencapai 4 persen pada awal 2021. Hal tersebut dikemukakan Direktur Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Sulawesi Selatan, Endang Kurnia Saputra di Makassar, Kamis (26/11/2020). 

Menurut dia, prediksi itu dengan melihat perkembangan ekonomi Sulsel dari semakin membaiknya pertumbuhan ekonomi, meskipun masih pada posisi minus di kuartal III/2020. 

Pertumbuhan ekonomi di daerah ini, lanjut dia, sempat terkontraksi pada kuartal I akibat Covid-19 sejak awal Maret 2020 yakni di level -2,91 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, atau hanya tumbuh sekitar 3,07 persen dibandingkan dengan 2019.

Kondisi tersebut semakin diperparah pada kuartal II/2020 yang terkontraksi hingga -3,87 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Minusnya pertumbuhan ekonomi ini terjadi di seluruh wilayah di Indonesia sehingga menyebabkan terjadinya resesi.

Meski demikian di kuartal III/2020, tanda tanda pertumbuhan ekonomi mulai terlihat dengan kontraksi hanya -1,08 persen. Oleh karena itu, BI memperkirakan pada kuartal IV/2020 kondisinya akan semakin membaik sehingga pada tahun berikutnya akan mampu tumbuh positif.

Endang mengatakan, pada kuartal III/2020 ada tiga faktor yang utama memungkinkan perekonomian membaik. Pertama, pilkada serentak pada 9 Desember 2020 yang memungkinkan pertumbuhan belanja, terutama pada konsumsi rumah tangga.

Kedua, berbagai perayaan keagamaan memungkinkan mendorong pertumbuhan ekonomi, misalnya pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Dan terakhir Penyerapan APD di kuartal IV/2020 yang semakin besar. "Kami optimistis melihat ke depan jauh lebih baik,” ujanya.

Potensi perbaikan ekonomi ini akan berbalik arah jika Pembatasan Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan. Meski demikian, dia optimistis pada awal 2021, perekonomian Sulsel bakal pulih bahkan mengalami pertumbuhan signifikan di angka 4 persen.

Hal tersebut ditengarai semakin dekatnya kehadiran vaksin Covid-19 serta berbagai program pemerintah yang tergabung dalam program Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) yang akan membawa pengaruh positif bagi perekonomian khususnya di Sulsel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Ropesta Sitorus
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper