Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19 di Sultra Belum Terkendali, 3.800 Pasien Terkonfirmasi Positif

Total pasien meninggal akibat serangan Covid-19 yaitu sebanyak 67 orang namun angka kesembuhan juga terus meningkat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  18:51 WIB
Informasi Covid-19 Sultra, Rabu (14/10/2020) - Antara
Informasi Covid-19 Sultra, Rabu (14/10/2020) - Antara

Bisnis.com, KENDARI - Infeksi Corona Virus Disesease atau Covid-19 di Sultra belum terkendali. Per hari ini, Rabu (14/10/2020) positif Covid-19 di wilayah tersebut bertambah 65 menjadi 3.800 kasus.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal mengatakan bahwa pasien terkonfirmasi positif tersebut didominasi dari Kota Kendari yaitu 35 kasus dan selebihnya dari Kabupaten Konawe.

Menurutnya, total pasien meninggal akibat serangan Covid-19 yaitu sebanyak 67 orang namun angka kesembuhan juga terus meningkat.

“Per hari ini Satgas juga mencatat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif  mencapai 46 kasus sehingga total pasien sembuh yaitu 2.437 kasus,” jelas Laode dikutip dari Antara Rabu(14/10/2020).

Laode pin mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan sehingga laju infeksi Covid-19 di Sultra bisa ditekan.

“Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus selalu dibiasakan untuk menjaga diri kita, dan keluarga dari virus ini,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sultra

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top