Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Mandiri Sulampua Salurkan Kredit Rp554 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku menegaskan komitmen untuk mempercepat upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mengoptimalkan dana penempatan pemerintah.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  20:08 WIB
Karyawati bank menata uang dollar di kantor cabang PT Bank Mandiri Tbk. di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawati bank menata uang dollar di kantor cabang PT Bank Mandiri Tbk. di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, MAKASSAR - Di tengah tekanan pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku menegaskan komitmen untuk mempercepat upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mengoptimalkan dana penempatan pemerintah.

Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Sulawesi dan Maluku Angga Erlangga Hanafie mengatakan untuk mendukung program PEN, Bank Mandiri melaksanakan program stimulus pemerintah dengan melakukan restrukturisasi dan penyaluran kredit PEN.

Khusus untuk kredit PEN yang telah disalurkan, kata Angga Erlangga, sejauh ini telah mencapai Rp554 miliar. Ia merincikan, penyaluran tersebut terdiri dari Rp409 miliar yang disalurkan untuk sektor kecil/menengah, dan Rp145 miliar pada segmen mikro.

"Penyaluran kredit khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui digital channel, menjadi langkah Bank Mandiri untuk mendorong PEN," kata Angga, Kamis (23/7/2020).

Menurut Angga, jauh sebelum pandemi terjadi, Bank Mandiri telah melakukan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan financial technology atau fintech yang tentunya sudah memiliki license dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Olehnya itu, salah satu strategi yang diterapkan dalam penyaluran kredit produktif, khususnya ke segmen UMKM yakni dengan memanfaatkan inovasi sistem penginputan data calon debitur melalui aplikasi Mandiri Pintar.

"Dengan aplikasi ini, durasi proses administrasi dapat dipangkas dan keputusan kredit dapat diperoleh dalam waktu 15 menit sejak data debitur diinput ke sistem,” jelas Angga.

Sementara, dari sisi kebijakan restrukturisasi kredit, sejak awal pandemi Covid-19, Bank Mandiri Region X telah merestrukturisasi kredit untuk 25.629 debitur, dengan total portofolio mencapai Rp3,1 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Mandiri juga menggelar penandatangan pencairan kredit PEN, penandatanganan serentak MOU Bank Mandiri dengan mitra, terkait kebiasaan hidup baru yang beralih ke transaksi digital.

Bank Mandiri Wilayah Sulampua juga memperkenalkan produk Beyond Banking untuk memberdayakan nasabah yang memiliki usaha. Lewat produk tersebut, Bank Mandiri berharap bisa mendorong transaksi digital masyarakat di wilayah Sulawesi dan Maluku.

"Kami perkenalkan produk-produk beyond banking seperti digiresto, digiretail, payment link by WA Bisnis, membangun ekosistem cashless dengan mengoptimalkan QRIS, mendukung inklusi keuangan di daerah remote (unbankable) melalui peran Mandiri Agen, serta masih banyak lagi produk dan solusi digital yang dimiliki," jelasnya.

Adapun beberapa program Beyond Banking yang diperkenalkan yakni program thanks god it’s coffeeday, pesta kopi hemat diskon 30 persen di 25 merchant kopi. Kemudian, program Mandiri Food Fiesta, diskon 50 persen di 126 restoran terpilih, serta program Pesta Cashback Agen Mandiri, Diskon 20 persen untuk setiap transaksi Link Aja di Agen Mandiri.

"Saat ini program telah berjalan di 70 agen Mandiri yang tersebar di Sulawesi/Maluku, dan rencananya pada bulan Agustus akan di implementasikan di 1.400 agen Mandiri,” ungkapnya.

Angga berharap, selain membantu pemerintah melalui stimulus permodalan kepada para pelaku usaha, Bank Mandiri juga dapat mendorong bangkitnya kegiatan usaha melalui sejumlah produk digital. Upaya ini untuk mengakomodir perubahan perilaku masyarakat saat ini dalam bertransaksi, sehingga dapat memperbaiki ekonomi di Sulawesi dan Maluku, khususnya di Sulawesi Selatan.

"Kondisi saat ini memaksa masyarakat beralih kepada transaksi digital yang lebih mudah, dan tentu saja sesuai dengan protokol kesehatan," terangnya. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri makassar
Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top