Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Program Kotaku Kurangi Kawasan Permukiman Kumuh di Bitung

Program Kotaku dari Kementerian PUPR bertujuan mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  07:20 WIB
Pelabuhan Bitung - inaport4.co.id
Pelabuhan Bitung - inaport4.co.id

Bisnis.com, MANADO — Wali Kota Bitung Maximilian Jonas mengatakan bahwa program Kotaku mempercepat penanganan pemukiman kumuh di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

"Program ini berhasil karena sejalan dengan visi misi dari Pemerintah Kota Bitung, yakni meningkatkan infrastruktur, lingkungan yang bersih, dan sehat sejalan," katanya, Sabtu (18/7/2020).

Program Kotaku dari Kementerian PUPR bertujuan mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.

Kementerian PUPR memberi perhatian atas program Kotaku di Bitung, berkat koordinasi yang dilakukan Pemkot Bitung dengan kementerian itu.

“Saya terus melakukan koordinasi dengan pihak kementerian dan terus mendapat support,” ujar Maximilian.

Dia berkomitmen mewujudkan seluruh warga setempat untuk mempunyai akses terhadap air minum yang aman dan sanitasi yang layak. Contohnya, program pembangunan air minum dan sanitasi yang berbasis masyarakat (pamsimas) diklaim telah terjadi peningkatan.

“Kita bisa lihat adanya penambahan sambungan sehingga masyarakat bisa terlayani dengan air bersih walaupun masih belum 100 persen karena target kami 2024.”

Terkait dengan program nol (zero) kumuh, sesuai laporan sudah 95 persen. sehingga tinggal lima persen daerah setempat bebas pemukiman kumuh.

Maximilian berharap agar program itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga menjadi momentum mulainya kesadaran untuk menata lingkungan permukiman yang lebih baik pada masa mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

permukiman bitung

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top