Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid di Sulsel Mendekati 5.000 Kasus, Ini Strategi Penanganannya

Survei Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel di Kota Makassar dan tiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Gowa, Maros dan Luwu Timur, diketahui tingkat kesadaran masyarakat sekitar 65 - 70 persen.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  08:25 WIB
Petugas gabungan melakukan razia pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6). Sejumlah pengendara terjaring dalam razia tersebut diberi surat teguraan dan penyataan. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Petugas gabungan melakukan razia pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6). Sejumlah pengendara terjaring dalam razia tersebut diberi surat teguraan dan penyataan. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Kasus Covid-19 di Sulawesi mencapai 4.995 kasus per Selasa (29/6/2020). Ada tambahan 188 pasien positif kemarin.

Adapun pasien sembuh 1770 orang. Sebanyak 52 orang pasien sembuh baru per Selasa kemarin. Sedangkan orang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 164 orang.

Kadis Kesehatan Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari mengatakan pihaknya terus memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan dan sesuai hasil survei hasilnya tingkat kesadaran masyarakat sudah mencapai 70 persen untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Sudah dilakukan survei untuk mengukur tingkat kepatuhan masyarakat dengan mengambil empat wilayah di Sulsel. Salah satunya, Kota Makassar sebagai wilayah episentrum Covid-19," kata Ichsan di Makassar, Selasa (30/6/2020).

Dia mengatakan, dari hasil survei Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel di Kota Makassar dan tiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Gowa, Maros dan Luwu Timur, diketahui tingkat kesadaran masyarakat sekitar 65 - 70 persen.

Kondisi ini dinilai sudah cukup baik, namun masih harus ditingkatkan lagi seiring dengan adaptasi normal baru yang tetap harus mengindahkan protokol kesehatan sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara dari kondisi kasus kegawatan dari pasien Covid-19 di Sulsel, diakuinya juga semakin berkurang dari hari ke hari dan angka kesembuhan makin meningkat.

Ichsan mengatakan, untuk memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan ke depan maka perlu mendorong kemauan masyarakat. Hanya saja pendekatannya, lanjut dia, tidak harus melalui sanksi, namun sebaliknya memberikan penghargaan bagi yang sudah maksimal melakukan protokol kesehatan.

"Pemberian penghargaan itu misalnya mendorong regulasi pemberian penghargaan bagi daerah yang warganya maksimal melaksanakannya," katanya.

Hal tersebut dinilai sejalan dengan harapan Gubernur Sulsel. Misalnya pemberian penghargaan kepada tiap RT/RW yang dinilai mampu mendorong warganya melaksanakan protokol kesehatan.

Sementara berdasarkan data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel pada Selasa (30/6) pukul 22.00 Wita diketahui jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 386 , pasien dalam pengawasan (PDP) 298 orang dan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.167 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top