Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Hasanuddin Makassar belum Buka Jadwal Penerbangan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk membuka kembali izin operasi semua moda transportasi, termasuk transportasi udara. Kendati demikian, suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar masih tampak sepi dari aktivitas penerbangan.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 07 Mei 2020  |  16:40 WIB
Suasana ruang keberangkatan Bandara Sultan Hasanudin, Makassar Sulawesi Selatan masih tampak sepi pada hari Kamis (7/5/2020). Meski pemerintah telah membuka penerbangan, namun aktivitas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih belum tampak calon penumpang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Suasana ruang keberangkatan Bandara Sultan Hasanudin, Makassar Sulawesi Selatan masih tampak sepi pada hari Kamis (7/5/2020). Meski pemerintah telah membuka penerbangan, namun aktivitas di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin masih belum tampak calon penumpang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Kementerian Perhubungan memutuskan untuk membuka kembali izin operasi semua moda transportasi, termasuk transportasi udara. Kendati demikian, suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar masih tampak sepi dari aktivitas penerbangan.

Hal itu diakui Kepala Otoritas Bandara Hasanuddin, Baitul Ikhwan. Ia mengatakan saat ini pihaknya masih dalam melakukan persiapan. Bersama Angkasa Pura I, pihaknya mengaku siap mengikuti instruksi apa yang akan dikeluarkan oleh tim gugus tugas maupun dirjen perhubungan terkait operasional bandara selama Pandemi Corona.

"Jadi, kami masih mempersiapkan kondisi di bandara sesuai surat edaran gugus tugas percepatan covid-19," ungkap Baitul, Kamis (7/5/2020).

Oleh karena, Bandara Hasanuddin Makassar belum membuka jadwal penerbangan untuk penumpang komersil. Baitul menyebut, dalam persiapan itu membutuhkan waktu hingga dua hari ke depan untuk kembali beroperasi.

Sejak adanya larangan operasional moda transportasi, Bandara Hasanuddin Makassar hanya melayani penerbangan kargo. Untuk pengoperasian penerbangan komersil kata Baitul, hal itu tergantung pihak Angkasa Pura I dan pihak airlines.

"Tapi kelihatannya belum bisa concern hari ini, kan surat edarannya baru keluar kemarin sore," katanya.

Stakeholders Relation Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Iwan Risdianto, menjelaskan hingga Rabu (6/5/2020) malam belum ada informasi terkait berapa jumlah maskapai yang rencananya akan beroperasi kembali. Karenanya, hingga hari ini belum ada pergerakan pesawat komersil di Bandara Hasanuddin Makassar.

"Nanti akan kita sampaikan jika ada pergerakan penumpang di bandara. Belum ada informasi terkait berapa maskapai yang rencananya akan beroperasi. Belum ada kepastian, masih tanda tanya. Makanya, sampai pagi ini belum ada pergerakan," jelas Iwan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan aturan turunan dari Permenhub No. 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 untuk mengatur ketentuan larangan mudik setiap moda transportasi.

Dalam aturan itu dimungkinkan bagi semua moda transportasi angkutan baik udara, kereta api, laut, dan bus. Namun dengan catatan harus menaati protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan RI.

General Manager Angkasa Pura I Makassar, Wahyudi sebelumnya juga telah mengemukakan dengan adanya larangan tersebut pihaknya memprediksi sekitar 10.000 penerbangan yang dibatalkan sampai aturan tersebut diberlakukan hingga 1 Juni 2020.

"Kalau kita asumsikan sampai 1 Juni nanti mungkin bisa 10 ribuan penerbangan yang dibatalkan sejak diberlakukannya larangan mudik per tanggal 24 April," kata Wahyudi, beberapa waktu lalu.

Hal itu tak bisa terhindarkan, apalagi Kota Makassar menjadi salah satu wilayah yang tercatat sebagai zona merah dengan kasus penyebaran virus Corona yang meningkat signifikan. Penutupan pintu masuk dinilai menjadi poin utama untuk mencegah penyebaran agar tidak semakin merebak.

Merujuk pada data Angkasa Pura I Makassar, sejak masifnya penyebaran Covid-19 pergerakan pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar memang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Biasanya pesawat baik yang landing mauoun take off sebanyak 280 pesawat. Selama masa pandemi menurun hingga 50 persen.

"Pergerakan menurun sampai 130 pesawat per hari selama pandemi Covid-19 merebak," kata Wahyudi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar bandara sultan hasanuddin
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top