Singapura Agresif Perbesar Pasar Wisatawan Asal Indonesia

Pemerintah Singapura telah melakukan tindakan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut di negaranya.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  01:32 WIB
Singapura Agresif Perbesar Pasar Wisatawan Asal Indonesia
Area Director STB Indonesia (Surabaya), Jolene Goh.

Bisnis.com, MAKASSAR - Penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 memberi dampak signifikan terhadap industri pariwisata Singapura. Apalagi, 20 persen dari wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Singapura merupakan wisman asal Tiongkok, China.

Melihat kondisi itu, Singapura menggali peluang dari negara lain agar sektor pariwisata di negara berjuluk Negeri Singa itu tak terpuruk. Indonesia dinilai menjadi salah satu negara yang potensial untuk menggaet wisatawan.

Singapore Tourism Board (STB) mencatat wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Singapura mampu berkontribusi rerata meningkat 3 persen pada 2019 lalu. Area Director STB Indonesia (Surabaya) Jolene Goh menjelaskan, meski industri pariwisata Singapura masih tetap dibuka, namun pihaknya perlu mengambil langkah serius.

"Indonesia juga merupakan negara sumber kunjungan wisatawan terbesar untuk Singapura. Dengan rerata 3,11 juta wisatawan yang berkunjung ke Singapura pada 2019 lalu. Potensi inilah yang kami liat untuk memperkuat pasar dari Indonesia," ungkap Jolene Goh di Makassar, Kamis (27/2/2019).

Ia mengatakan, wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Singapura lebih banyak melakukan aktivitas belanja dan kuliner. STB mencatat, pada periode Januari hingga September 2019 kontribusi Indonesia pada pendapatan di sektor pariwisata sebesar S$2,26 miliar. Tumbuh sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jolene mengatakan wisatawan Indonesia masih memilih Singapura sebagai destinasi untuk berlibur maupun melakukan perjalanan bisnis. Ia meyakini, minat wisatawan Indonesia berkunjung ke Singapura berkat pendekatan quality tourism dan upaya diversifikasi pasar ke kota-kota di luar kota Jakarta.

"Kami akan terus memberikan yang terbaik, meski mengalami tantangan di awal 2020 ini," ungkap Jolene.

Oleh karenanya, STB Indonesia memperkuat kampanye pada brand Passion Made Possible, yang dipercaya mampu menyampaikan pesan komunikasi melalui partnership. Selain itu STP juga memperkuat hubungan dengan travel trade melalui roadshow ke beberapa kota, termasuk di Makassar.

STB Indonesia bahkan menggandeng sejumlah platform penyedia tiket perjalanan seperti, Traveloka, Loket/GoTiX, dan Klook. Hal itu sudah terjalin melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) yang mampu memudahkan warga Indonesia untuk memesan tiket perjalanan ke Singapura.

Jolene meyakinkan seluruh wisatawan yang hendak berkunjung ke Singapura agar tidak khawatir dengan isu penyebaran Covid-19. Menurutnya, Pemerintah Singapura telah melakukan tindakan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut di negaranya.

"Kami mengerti, wisatawan Indonesia memiliki kekhawatiran itu. Tapi, kami percaya Singapura telah mengambil tindakan untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan," jelas Jolene.(K36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
singapura, Virus Corona

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top