Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DPMPTSP Kota Bitung Raih Nilai Tertinggi dari Ombudsman

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bitung mendapatkan nilai tertinggi dari Ombudsman untuk hasil penilaian penyelenggaraan pelayanan publik perangkat dearah Pemerintah Kota Bitung.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  19:11 WIB
Pelabuhan Bitung - inaport4.co.id
Pelabuhan Bitung - inaport4.co.id

Bisnis.com, MANADO - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bitung mendapatkan nilai tertinggi dari Ombudsman untuk hasil penilaian penyelenggaraan pelayanan publik perangkat dearah Pemerintah Kota Bitung.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bitung/Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung Andrias G. Tirayoh mengungkapkan Ombudsman telah melakukan paparan terkait penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat Pemerintah Kota Bitung. Hasilnya, DPMPTSP mendapat nilai paling tinggi.

Andrias menyebut pencapaian itu karena DPMPTSP Kota Bitung melakukan pelayanan publik sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“UU Nomor 25 Tahun 2009 kami penuhi mulai dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta kelembagaan di PTSP kami penuhi,” jelasnya kepada Bisnis, Senin (24/2/2020).

Lebih lanjut, Andrias menjelaskan bahwa terdapat tiga pelayanan yang diberikan oleh PTSP Kota Bitung. Hal itu mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Terintegrasi Secara Elektronik (OSS).

Adapun, tiga pelayanan itu yakni layanan mandiri, layanan perbantuan, serta layanan ekslusif untuk investor di KEK Bitung.

“Kami di DPMPTSP/ADM KEK Bitung telah melaksanakannya apalagi dengan program dan inisiatif Wali Kota Bitung telah dibentuk Mal Pelayanan Publik di mana semua pelayanan disatukan dalam satu pintu DPMPTSP,” jelasnya.

Berdasarkan data DPMPTSP Kota Bitung, realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp4,49 triliun pada 2019. Realisasi itu naik 141,39% dibandingkan dengan Rp1,86 triliun tahun sebelumnya.

Dari sisi penanaman modal dalam negeri (PMDN), realisasi tercatat senilai Rp1,28 triliun pada 2019. Pencapaian itu naik 141,01% dari Rp534,88 miliar untuk periode 2018.

Untuk PMDN, sektor sekunder atau industri mendominasi investasi dengan total Rp847,20 miliar. Posisi selanjutnya ditempati sektor primer Rp228,51 miliar dan sektor tersier atau jasa Rp186,41 miliar.

Dengan demikian, total realisasi investasi PMA dan PMDN Kota Bitung senilai Rp5,78 triliun pada 2019. Jumlah tersebut naik 141,84% dibandingkan dengan Rp2,39 triliun tahun sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitung
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top