Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perangkap Bakal Ditutup Terpal Saat BKSDA Sumsel Mengevakuasi Harimau

Kepala BKSDA Sumsel Genman Hasibuan di Palembang, Selasa (21/1), mengatakan timnya mendapatkan informasi tersebut pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB bahwa ada seekor harimau masuk perangkap yakni tepatnya di kawasan Semendo Darat Ulu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  14:25 WIB
Harimau Sumatra - Istimewa
Harimau Sumatra - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Seekor harimau sumatera masuk perangkap yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSFA) di Muara Enim, Sumatera Selatan, Selasa (21/1/2020).

Kepala BKSDA Sumsel Genman Hasibuan di Palembang, Selasa (21/1), mengatakan timnya mendapatkan informasi tersebut pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB bahwa ada seekor harimau masuk perangkap yakni tepatnya di kawasan Semendo Darat Ulu.

“Kami dapat informasinya pagi ini, tapi untuk pastinya jam berapa harimau tersebut masuk perangkap, kami harus mengecek rekaman kamera trap dulu,” kata dia.

Ia mengatakan, saat ini tim sedang proses evakuasi harimau tersebut. “Yang jelas, saat dievakuasi, harus ditutupi terpal agar harimau tidak stres,” kata dia.

Kepala Seksi Konsevasi Wilayah II Sumsel Martialis Puspito mengatakan BKSDA memasang beberapa boks trap sejak adanya kejadian penyerangan harimau terhadap manusia di Pagaralam, Lahat dan Muarenim.

Boks trap itu dipasang di beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi jelajah harimau dengan dimasukkan seekor kambing sebagai umpan.

Menurut Tito, khusus perangkap di Semendo Darat Ulu itu sebelumnya dipasang di Desa Babatan, Tanjung Agung. Terdapat dua unit boks trap yang dipindahkan setelah ada informasi harimau berkeliaran di Desa Plakat, Semendo Darat.

"Kita dapat informasi teman-teman belum bisa mendekat. Ini masih baru saja masuk. Nanti langsung dievakuasi tanpa harus kita bius," kata dia.

Sebelumnya seorang petani di Semende Darat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan diserang harimau saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan lindung sehingga mengalami luka serius di paha kiri pada Kamis (9/1).

Sepanjang tahun 2019, terdapat 15 kasus serangan harimau yang terjadi di Sumatera Selatan. Sebanyak lima orang tewas, dan selebihnya luka-luka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harimau

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top