Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir di Sulsel Telan Dua Korban Jiwa

Banjir yang terjadi di sebagian wilayah di Sulsel pada Minggu (12/1/2020) mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Masing-masing korban berasal dari Kabupaten Barru dan Sopeng.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  15:30 WIB
Dua warga menerobos banjir - ANTARA/Jojon
Dua warga menerobos banjir - ANTARA/Jojon

Bisnis.com, MAKASSAR -- Banjir yang terjadi di sebagian wilayah di Sulsel pada Minggu (12/1/2020) mengakibatkan dua korban meninggal dunia. Masing-masing korban berasal dari Kabupaten Barru dan Sopeng. 

Pelaksana tugas Kepala BPBD Soppeng Shahrani menyatakan banjir terjadi di 11 desa dari dua kecamatan, di antaranya Kecamatan Marioriwawo dan Donri-donri. Adapun korban meninggal seorang nenek bernama Sinar (65) merupakan warga Dusun Sumpang Ala, Kelurahan Kaca, Kecamatan Marioriwawo.

"Banjir terjadi setelah hujan deras terus mengguyur, akibatnya tiga sungai meluap bersamaan. Ketiganya itu Sungai Paddenngeng, Madining dan Sungai Batubau," ungkap Shahrani.

Banjir tersebut juga mengakibatkan satu rumah hanyut di Desa Tellu Limpoe, Keluraham Batubatu. Korban meninggal lainnya yang berasal dari Kabupaten Barru adalah Rafi (5) seorang murid taman kanak-kanak  (TK) yang hanyut terbawa arus banjir.

Berdasarkan laporan Basarnas setempat, di Kabupaten Barru terdapat 112 kepala keluarga yang terkepung banjir di Kelurahan Bulu Dua Barru. Kendati air mulai berangsung surut, pihak BPBD tetap mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan

Apalagi selain di dua kabupaten tersebut, banjir juga terjadi di empat daerah lainnya yakni Kabupaten Maros, Sidrap, Pinrang, dan Kota Parepare. Melihat kondisi itu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan peninjauan langsung di sejumlah daerah terdampak banjir. 

"Saya menyampaikan rasa duka atas korban yang meninggal akibat banjir yang terjadi kemarin. Kita merasa kehilangan. Semoga dilapangkan jalannya dan kuburannya dijadikan taman-taman surga," kata Nurdin yang juga membawa bantuan untuk para korban banjir di Barru, Senin (13/1/2020).

Selain memberikan bantuan sembako pada korban banjir, Nurdin juga menyampaikan bahwa pemerintah juga telah menyediakan anggaran sebesar Rp20 miliar untuk tanggap darurat. Ia mengatakan, pemerintah akan selalu sigap jika terjadi hal-hal yang tidak diduga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir sulsel
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top