Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelindo IV Berikan Bantuan untuk Korban Banjir di Sangihe

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyerahkan sejumlah bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Januari 2020  |  14:26 WIB
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV Farid Padang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV Farid Padang. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MANADO — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyerahkan sejumlah bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Farid Padang mengungkapkan penyaluran bantuan ke Sangihe dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, perseroan memberikan bantuan berupa beras, gula, kopi, teh, susu, mie instan, biskuit, air mineral, selimut, sabun cuci, dan obat-obatan.

Farid mengatakan penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Pelindo IV Peduli yang berlokasi di Cabang Bitung. Menurutnya, langkah itu sebagai bentuk kepedulian perseroan terhadap korban banjir bandang dan longsor yang ada di Sangihe.

“Bantuan ini adalah untuk tahap pertama. Kami akan terus menyerahkan bantuan hingga korban banjir bisa tertangani dengan baik," ujarnya dalam siaran pers, Senin (6/1/2020).

Sekretaris Perusahaan Pelindo IV I.M. Herdianta mengatakan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain untuk penyerahan bantuan kemanusian ke Sangihe. Pihaknya bersinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bitung yang menjadi koordinator dalam kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, banjir bandang menerjang tiga desa di Sangihe pada, Jumat (3/1/2020). Tiga desa yang terdampak yakni Desa Lebo dan Desa Belengang di Kecamatan Manganitu serta Desa Ulung Peliung di Kecamatan Tamako.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe mencatat setidaknya sekitar lima unit rumah rusak dan hanyut serta 80 kepala keluarga (KK) harus mengungsi di Desa Lebo. Sementara itu, enam rumah rusak dan satu rumah hanyut serta 16 KK mengungsi di Desa Belengang.

Adapun, kerusakan cukup parah terjadi di Desa Ulung Peliung. Pasalnya, tercatat enam rumah hanyut, satu jembatan putus, 174 KK terisolasi, dan 255 KK mengungsi di wilayah tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir bandang sulut Sangihe
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top