Pacu Elektrifikasi, PLN Sulselrabar Aliri Listrik 6 Desa di Sulsel

Tercatat, hingga Oktober 2019 rasio elektrofikasi PLN Sulselrabar telah mencapai 98,64%.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  14:38 WIB
Pacu Elektrifikasi, PLN Sulselrabar Aliri Listrik 6 Desa di Sulsel
Petugas PLN sedang beraksi - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, MAKASSAR -- PLN UIW Sulselrabar terus memacu penyambungan listrik hingga ke daerah pelosok guna memenuhi target rasio elektronfikasi 100% hingga akhir 2019.

Tercatat, hingga Oktober 2019 rasio elektrofikasi PLN Sulselrabar telah mencapai  98,64%.

Upaya untuk mencapai target terus dilakukan, utamanya dalam mendorong program Lisa atau Listrik Desa.

Kali ini PLN Sulselrabar kembali melistriki enam dusun di Kabupaten yang saling berbatasan yakni Soppeng, Sidrap, dan Barru melalui peresmian penyalaan LiSa di Lingkungan Palakka, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Soppeng.

Adapun enam dusun di Kabupaten Soppeng  yang sudah teraliri listrik yakni dusun Dappana, Dusun Lagoci, dan Dusun Salaonro. Selain di Soppeng, kabupaten lain yang juga kebagian LiSa yakni Dusun Coppo Sulureng dan Dusun Lupperreng di Kabupaten Sidap. Juga Dusun Palungeng Gellangnge di Kabupaten Barru.

General Manager PLN UIW Sulselrabar Ismail Deu mengatakan untuk menyambungkan listrik hingga ke pelosok, PLN sering dihadapkan dengan berbagai tantangan. Misalnya saja akses jalan yang rusak dan medan yang terjal.

"Tapi hal itu bukan menjadi halangan bagi petugas PLN untuk menjalankan tugas ini. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai desa tersebut sekitar 45 menit dari kota Soppeng," kata Ismail, Rabu (4/12/2019).

Ismail mengaku optimistis, seluruh desa di wilayah kerja PLN UIW Sulselrabar akan terlistriki di hingga akhir tahun 2019. Sebagai informasi, dengan potensi 170 pelanggan, PLN memasang 6 Gardu Distribusi. Tidak hanya itu PLN juga menarik Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 18,7 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 5,2 kms.

Ismail menyatakan, hadirnya listrik ke desa tentu akan berdampak positif dalam meningkatkan taraf perekonomian daerah. Karenanya, Ismail turut mengimbau masyarakat untuk tetap memelihara listrik.

"Jika ada pohon yang mendekati jaringan. Ia menambahkan, masyarakat kiranya mau merelakan pohonnya untuk dipotong. Sebab jika tidak dipotong maka akan menggangu kelangsungan pasokan listrik," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, elektrifikasi, sulselbar

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top