Pasar Pabaeng-baeng Makassar Terapkan Transaksi Keuangan Digital

Secara resmi penerapan transaksi keuangan digital di Pasar Pabaeng-baeng resmi berlaku mulai hari ini, Selasa (3/12/2019).
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  17:24 WIB
Pasar Pabaeng-baeng Makassar Terapkan Transaksi Keuangan Digital
Penjual telur ayam ras menunggu pembeli di Pasar Pabaeng-Baeng, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (5/11/2019). - Antara/Arnas Padda

Bisnis.com, MAKASSAR - Penerapan transaksi keuangan digital kini tak hanya bisa ditemui di pusat perbelanjaan, retail, dan beberapa tempat lainnya, tetapi juga mulai merambah pasar tradisional. Di Makassar misalnya, salah satu pasar tradisional mulai menerapkan transaksi keuangan digital.

Perubahan era ke digitalisasi menuntut sejumlah sektor juga turut berbenah termasuk dari sisi transaksi keuangan dengan aplikasi ataupun sistem barcode untuk melakukan pembayaran. Pasar Pabaeng-baeng sendiri merupakan pasar pertama di Makassar yang menerapkan transaksi keuangan digital.

Dengan menggandeng layanan keuangan digital Link Aja, Telkomsel, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Secara resmi penerapan transaksi keuangan digital di Pasar Pabaeng-baeng resmi berlaku mulai hari ini, Selasa (3/12/2019).

Direktur Operasional Link Aja Haryati Lawidjaja mengemukakan dari 318 pedagang yang ada di pasar Pabaeng-baeng, 40% di antaranya telah diinkuisi oleh BRI dan bermitra dengan Link Aja dan menerapkan transaksi berbasis digital.

"Jadi itu sekitar 124 pedagang yang sudah bermitra dengan Link Aja yang terdata oleh pihak pasar. Ke depan akan kembali kami edukasi ke pedagang lainnya agar program ini bisa merata dan penerapan aplikasi Link Aja bisa sesuai target," ungkap Haryati.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin berbelanja di pasar tersebut cukup mengunduh aplikasi Link Aja pada play store lalu mengisi saldo sesuai kebutuhan dan melakukan pembayaran dengan scan barcode. Tidak ada minimum transaksi, berapapun nominalnya tetap bisa melakukan pembayaran.

Dengan melakukan transaksi menggunakan Link Aja, konsumen juga akan mendapat beragam benefit saat bertransaksi. Misalnya saja dengan mendapat cash back sebesar 30%. Sementara bagi penjual akan mendapat reward bagi 10 pedagang dengan jumlah transaksi tertinggi.

"Setiap melakukan transaksi pembayaran, maka penjual akan mendapatkan notifikasi pembayaran yang langsung masuk ke rekening penjual," tambah Haryati.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar. Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menjelaskan penerapan transaksi keuangan digital di pasar tradisional bisa memudahkan masyarakat dalam berbelanja di pasar tradisional tanpa harus repot membawa uang cash.

"Dengan adanya kerja sama ini, semoga bisa semakin memudahkan warga untuk berbelanja tanpa perlu khawatir lagi membawa setumpuk uang ketika ke pasar atau pusat perbelanjaan lainnya," kata Iqbal.

Era digital, menurutnya menuntut oarang-orang agar tidak gaggap terhadap perkembangan zaman. Di mana dunia seolah benar-benar berada dalam genggaman. Terobosan Link Aja di Pasar Pabaeng-baeng menurut Iqbal diharap bisa menjadi motivator untuk pasar lainnya di Makassar.

"Kita berharap ini bisa diberlakukn secara merata dan semua pihak bisa mendukung terlaksananya kegiatan ini termasuk juga sistem perparkirannya," kata Iqbal. (k36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
makassar, digital

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top