Ekspor Nonmigas Sulut : September 2019 Berada di Level Terendah

Nilai ekspor nonmigas Provinsi Sulawesi Utara pada September 2019 menjadi yang terendah untuk periode berjalan tahun ini.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  13:39 WIB
Ekspor Nonmigas Sulut : September 2019 Berada di Level Terendah
Kapal kargo bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar New Port (MNP), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MANADO — Nilai ekspor nonmigas Provinsi Sulawesi Utara pada September 2019 menjadi yang terendah untuk periode berjalan tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yang dikutip Jumat (18/10/2019) menunjukkan nilai ekspor nonmigas Bumi Nyiur Melambai senilai US$48,83 juta pada September 2019. Jumlah itu turun 11,63 persen dibandingkan dengan US$55,26 juta pada Agustus 2019.

Adapun, BPS Provinsi Sulut melaporkan nilai ekspor nonmigas periode September 2019 turun 36,83 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

BPS mencatat nilai ekspor Sulut setiap bulan tahun ini yakni US$65,85 juta (Januari 2019), US$71,19 juta (Februari 2019), US$68,80 juta (Maret 2019), US$55,99 juta (April 2019), US$79,37 juta (Mei 2019), US$54,98 juta (Juni 2019), US$68,96 juta (Juli 2019), US$55,26 juta (Agustus 2019), dan US$48,83 juta (September 2019).

Dengan demikian, total nilai ekspor nonmigas Sulut senilai US$569,23 juta pada Januari 2019—September 2019. Posisi itu turun dari US$754,50 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, berdasarkan golongan barang HS 2 digit, komoditas lemak dan minyak hewani atau nabati menjadi kontributor tertinggi ekspor nonmigas Sulut pada September 2019. Kontribusi barang-barang tersebut mencapai 33,09 persen dari total ekspor periode tersebut.

Kendati demikian, nilai ekspor dari golongan lemak dan minyak hewani atau nabati turun 25,94 persen secara month to month (mtm) pada September 2019. Negara tujuan ekspor utama komoditas itu tercatat Belanda, Korea Selatan, Jepan, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, Singapura masih menjadi negara tujuan ekspor nonmigas utama Sulut pada September 2019. Pengapalan barang ke negara itu berkontribusi 24,71 persen dari total nilai ekspor nonmigas.

Adapun, total nilai ekspor nonmigas ke Singapura tercatat senilai US$12,06 juta atau naik 19,47 persen secara mtm.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekspor, bps, sulut

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top