170 Pengungsi dari Wamena Tiba di Makassar

Sebanyak 170 pengungsi dari Wamena, Papua tiba di Makassar, Sulawesi Selatan dengan menggunakan pesawat Hercules sekira pukul 13.15 Wita.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  16:18 WIB

Bisnis.com, MAKASSAR -- Sebanyak 170 pengungsi dari Wamena, Papua tiba di Makassar, Sulawesi Selatan dengan menggunakan pesawat Hercules sekira pukul 13.15 Wita.

Dari total tersebut, 50 orang merupakan warga asli Sulsel dan 120 di antaranya merupakan pengungsi asal Jawa yang akan transit di Makassar.

Pemprov Sulsel sendiri masih akan terus melakukan upaya evakuasi untuk warga asal Sulsel yang masih berada di Wamena. Sebanyam tiga unit pesawat Hercules tetap disigakan untuk menjemput warga asal Sulsel dari Wamena.

"Evakuasi ini akan terus berlanjut, hercules ini kapasitasnya 650 orang, ada tiga Hercules yang kita operasikan," kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat menerima para pengungsi di Lanud Hasanuddin, Selasa (2/10/2019).

Untuk sementara, seluruh warga yang berghasil dievakuasi akann ditamping di  Asrama Haji Makassar untuk menunggu penjemputan dari keluarga masing-masing. Begitu pula para pengungsi yang berasal dari daerah lain. Pemprov Sulsel mengaku siap menanggung kebutuhan sementara para pengungsi.

"Kita berharap semua pengungsi yang datang itu, bisa ditangani dengan baik dulu. Ada juga yang sudah dijemput keluarganya. Itu kira tidak jadi persoalan," tutur Nurdin.

Selanjutnya, Pemprov Sulsel akan memetakan kebutuhan lain para warga misalnya saja bagi anak-anak yang butuh bersekolah. Nurdin menyebut, sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pengelolaan Sulsel juga sekolah daerah asal para pengungsi tersebut. Apalagi Pemprov Sulsel telah mengalokasikananggaran Rp1 miliar untuk menangani permasalahan ini.

Kendati demikian, Pemprov Sulsel juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Papua. Di mana KKSS Papua masih melakukan pendataan terhadap warga Sulsel lainnya.

Sementara itu, untuk pelayanan kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel menerjunkan puluhan personel Restoring Family Links (RFL) dan mobil ambulans. Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan, mengimbau relawan PMI untuk total membantu pengungsi Wamena.

Personel yang disiagakan diantaranya asal PMI Makassar dan PMI Maros masing-masing sebanyak 10 personel dan dua unit ambulans, serta dua unit truk dari BPBD dan Damkar.

"Kami dari PMI Sulsel sudah bersiaga di lokasi penjemputan para pengungsi. Tim RFL kami juga sudah siap menangani para pengungsi," kata Adnan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kerusuhan, wamena

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top