Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IPOT Manado : IHSG Keok, Saham-Saham Ini Diburu Asing pada Penutupan Perdagangan September 2019

Sejumlah emiten mencetak beli bersih investor asing saat indeks harga saham gabungan tersungkur pada penutupan perdagangan periode September 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 30 September 2019  |  17:14 WIB
Ilustrasi/ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Ilustrasi/ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, MANADO— Sejumlah emiten mencetak beli bersih investor asing saat indeks harga saham gabungan tersungkur pada penutupan perdagangan periode September 2019.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh IndoPremier Manado (IPOT Manado), Senin (30/9/2019), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 27,78 poin atau 0,45% ke level 6.169,10. Total nilai transaksi tercatat senilai Rp8,7 triliun.

Pada sesi perdagangan tersebut,  investor asing tercatat membukukan net sell atau jual bersih di seluruh papan perdagangan senilai Rp68,9 miliar. Di pasar reguler, net sell investor asing senilai Rp69,25 miliar.

Di tengah kondisi itu, saham HOME, FREN, MAMI, KLBF, dan BSDE mencatatkan net buy atau beli bersih oleh investor asing.

Sebaliknya, saham BBRI, TLKM, BBTN, BKSL, dan TINS mencetak net sell atau jual bersih oleh investor asing.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi top gainers atau memimpin penguatan yakni OPMS 25%, ARTO 24,71%, CMNP 24,54%, SKBM 24,45%, dan NZIA 24,27%.

Di sisi lain, saham-saham yang menjadi top losers yakni SMMA -19,45%, NICK -17,54%, SAPX -17,41%, YPAS -15,69%, dan BCAP -14,44%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top