Bank Sulselbar Donasikan Mobil Tangki Air ke Ponpes Nahdlatul Ulum Soreang

Bank Sulselbar mendonasikan satu unit mobil tangki air untuk menunjang kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Soreang, Kabupaten Maros-Sulawesi Selatan, yang disalurkan melalui Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum yang berdiri di desa tersebut.
St. Hamdana Rahman
St. Hamdana Rahman - Bisnis.com 30 September 2019  |  13:12 WIB
Bank Sulselbar Donasikan Mobil Tangki Air ke Ponpes Nahdlatul Ulum Soreang
Dirut Bank Sulselbar Andi Muhammad Rahmat (tiga kiri) dan Pimpinan Ponpes Nahdatul Ulum AGH Sanusi Baco (dua kanan) - IST

Bisnis.com, MAKASSAR - Bank Sulselbar mendonasikan satu unit mobil tangki air untuk menunjang kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Soreang, Kabupaten Maros-Sulawesi Selatan, yang disalurkan melalui Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Ulum yang berdiri di desa tersebut.

Direktur Utama Bank Sulselbar Andi Muhammad Rahmat mengemukakan mobil tangki air bersih tersebut diharapkan bisa lebih memudahkan para santri, pengelola/pembina/jajaran ustad dan staf pondok pesantren termasuk masyarakat Desa Soreang mendapatkan air bersih layak konsumsi untuk kebutuhan primer sehari-hari.

"InsyaAllah mobil tangki ini bisa bermanfaat bagi Pondok Pesantren Naddatul Ulum dan warga Desa Soreang secara umum. Ini bagian dari komitmen kami memperkuat program kontribusi sosial berkelanjutan bagi daerah," katanya usai penyerahan Mobil Tangki Air Bersih kepada pihak Ponpes, Senin (30/9/2019) pagi.

Adapun penyerahan mobil tangki itu diterima langsung oleh ulama kharismatik Sulawesi Selatan, AGH Sanusi Baco yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum.

Sebagai informasi, Ponpes Nahdatul Ulum ini terdapat sekitar 1.000 orang yang terdiri dari santri/santriwati, pembina, guru, dan staff yang menetap dalam lingkungan pondok.

Dari sisi geografis, ponpes berada di daerah pesisir sehingga kualitas air sekitarnya atau di lingkungan Desa Soreang secara umum berasa payau dan asin sehingga tidak bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat ataupun penghuni pondok.

Meski telah terjangkau distribusi air PDAM Maros, pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan pesantren maupun masyarakat sekitar jadi teramat sulit jika musim kemarau. Air bersih hanya dapat diperoleh dengan membeli air bersih dari mobil tangki yang hanya berkapasitas 10 hingga 20 ton per hari.

Menurut AGH Sanusi Baco, kepedulian dari Bank Sulselbar dengan mendonasikan mobil tangki air akan lebih memudahkan distribusi air bersih untuk pesantren serta masyarakat sekitar. "Kepedulian Bank Sulselbar insyaAllah bernilai ibadah, pasokan kebutuhan air bersih untuk pesantren dan warga bisa lebih terpenuhi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank sulselbar

Editor : Amri Nur Rahmat

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top