Sistem Listrik Sulsel dan Sultra Kini Terhubung

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan I Putu Riasa mengatakan capaian ini ditandai melalui keberhasilan pengoperasian tegangan satu jalur terhadap jaringan transmisi bertegangan 150 kilo volt (kV) yang terbentang dari Wotu (Sulawesi Selatan) hingga Kendari (Sulawesi Tenggara).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2019  |  20:35 WIB
Sistem Listrik Sulsel dan Sultra Kini Terhubung
Pekerja memasang jaringan transmisi line 150 kilo volt (KV) Lasusua-Kolaka di Kabupaten Kolaka Utara, Senin (17/12/2018). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR –  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berhasil mewujudkan interkoneksi sistem kelistrikan antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan I Putu Riasa mengatakan capaian ini ditandai melalui keberhasilan pengoperasian tegangan satu jalur terhadap jaringan transmisi bertegangan 150 kilo volt (kV) yang terbentang dari Wotu (Sulawesi Selatan) hingga Kendari (Sulawesi Tenggara).

“Kini, sistem kelistrikan di Sultra semakin andal dengan pasokan tambahan dari Sulsel. PLN akan semakin efisien dari segi biaya pokok penyediaan,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/9/2019).

Berlokasi di Gardu Induk Malili dan Lasusua, pengoperasian ini berhasil mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Sulawesi Bagian Selatan, meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan Sulawesi Tenggara.

Dengan begitu, surplus daya sebesar 400 mega watt (MW) di Sulawesi Selatan kini dapat terpasok ke sistem Sulawesi Tenggara.

Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Hidbar Saragih mengatakan interkoneksi ini merupakan buah dari penyelesaian pembangunan yang meliputi 1.265 menara jaringan transmisi dan 6 (enam) gardu induk yang membentang dari Wotu, Malili, Lasusua, Kolaka, Unaaha hingga Kendari.

“Dalam waktu singkat, pengoperasian tegangan akan dilanjutkan ke jalur kedua. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak terkait dapat berlanjut guna meningkatkan keandalan interkoneksi ini,” katanya.

Lewat program 35.000 MW, PLN menyatakan terus menggenjot pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Khusus di Sulawesi, PLN menargetkan interkoneksi Pulau Sulawesi dapat terwujud pada akhir 2019.

PLN juga menargetkan pembangunan pembangkit dengan total daya sebesar 1.765 MW, Gardu Induk dengan kapasitas total 4.813 MVA dan transmisi dengan panjang total 4.361 Kms pada 2027.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN

Sumber : Antara

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top