Target Belanja Meningkat 5,89% dalam Perubahan APBD Sulut 2019

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meningkatkan target pendapatan dan belanja dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  19:03 WIB
Target Belanja Meningkat 5,89% dalam Perubahan APBD Sulut 2019
Ilustrasi

Bisnis.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meningkatkan target pendapatan dan belanja dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

Hal itu dijelaskan oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut dalam rangka Penyampaian Penjelasan Ranperda Tentang Perubahan APBD Tahun 2019 di Gedung DPRD Sulut pada hari ini.

Dia menjelaskan, total pendapatan daerah pada tahun 2019 yang mulanya ditargetkan sebesar Rp4.098.657.797.000 berubah menjadi Rp4.110.613.637.599, atau meningkat sekitar 0,04%. Peningkatan ini disebabkan oleh target pendapatan asli daerah (PAD) dan dana perimbangan yang meningkat.

Target PAD Sulut berubah dari Rp1.269.244.160.000 menjadi Rp1.277.215.768.899. Adapun, dana perimbangan meningkat dari Rp2.702.511.639.000 menjadi Rp2.706.495.870.700. Adapun, Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah tidak berubah, tetap Rp126.901.998.000.

Sementara itu, target belanja daerah meningkat 5,89% dari Rp4.504.485.841.000 menjadi Rp4.770.127.954.299. Dalam rinciannya, belanja tidak langsung meningkat 8,18% dari Rp2.162.470.457.000 menjadi Rp2.236.565.616.709,65.

Target pembiayaan daerah juga meningkat dari Rp425.828.044.000 menjadi Rp. 679.514.316.700. Di sisi lain, Pengeluaran Biaya Daerah yang ditargetkan sebesar Rp20 miliar tidak mengalami perubahan dalam rancangan perubahan APBD 2019.

Steven mengharapkan, seluruh jajaran Pemprov Sulut dapat memaksimalkan pengelolaan dan penyerapan anggaran pada sisa tahun anggaran. “Dalam artian optimal dari sisi pelaksanaan, manfaat, pertanggungjawaban serta harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Selasa (13/8/2019).

Sampai dengan Mei atau menjelang akhir semester I/2019, Realisasi PAD Sulut mencapai 33% atau sebesar Rp770,52 miliar. Realisasi itu tercatat lebih rendah dari realisasi hingga semester I/2018 sebesar 76% atau Rp1,63 triliun.

Sementara itu, pada periode yang sama realisasi total belanja daerah Sulut baru mencapai 26% atau sebesar Rp4,87 triliun dari pagu Rp18,5 triliun. Adapun, pada semester I/2018 realiasi belanja Sulut mencapai 32% atau senilai Rp5,74 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apbd, sulut

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top