Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polemik Pengalihan LNG ke PGN Dinilai Bakal Rugikan Negara

Serikat Pekerja PT Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Celebes Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan penolakan atas keputusan pemerintah terkait pengalihan LNG (Liquefied Natural Gas) ke PGN.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  20:15 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, MAKASSAR-- Serikat Pekerja PT Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Celebes Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan penolakan atas keputusan pemerintah terkait pengalihan LNG (Liquefied Natural Gas) ke PGN. 

Bukan tanpa dasar, penolakan itu dilakukan sebab serikat pekerja Pertamina menilai, pengalihan itu bakal menyebabkan kerugian negara dengan nilai yang tak sedikit.

Penolakan dilakukan dalam bentuk aksi damai dengan penandatanganan petisi di halaman kantor Pertamina MOR VII, Jalan Garuda Makassar, Kamis (25/7/2019).

Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Celebes MOR VII Cakra mengatakan, engalihan bisnis LNG dari Pertamina ke PGN hanya akan menguntungkan perusahaan swasta. Apalagi kepemilikan saham publik di PGN sebesar 43,04%. 

"Bisnis LNG harus dikelola secara berdikari oleh negara, sehingga 100% keuntungan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," tegas Cakra. 

Ia menilai, LNG merupakan bisnis masa depan perusahaan yang harus dijaga dan dipertahankan esksistensinya. Karenanya, Serikat Pekerja Pertamina untuk mempertahankan proses bisnis LNG pada Pertamina. 

Presiden Direktur Serikat Pekerja Celebes Fakhrul Islam menambahkan, saat ini, produksi LNG Indonesia mencapai 16 metrik ton (MT) atau sekitar 7% LNG dunia. Bahkan, Indonesia menjadi eksportir LNG terbesar kelima setelah Qatar, Malaysia, Australia dan Nigeria. 

"Kapasitas kilang LNG Indonesia sebesar 28,7 MTPA. Artinya masih ada potensi untuk meningkatkan penjualan dari hasil produksi baik domestik maupun pasar ekspor," beber Fakhrul. 

Ke depan, lanjut Fakhrul, kebutuhan gas akan semakin besar seiring dengan kepedulian lingkungan dan perubahan pola pasar konsumen LNG  dunia. Ia menyatakan, pihaknya akan terus memperjuangkan penolakan itu.

Sebab jika tidak Serikat Pekerja Pertamina MOR VII akan ikut melakukan aksi besar-besaran bersama para serikat pekerja dari wilayah kerja Pertamina lainnya. 

Sebagai informasi, aksi penolakan dilakukan hampir di seluruh area operasi PT Pertamina (Persero) di Indonesia. Para serikat pekerja menuntut BOD PT Pertamina (Persero) segera membatalkan proses pengalihan bisnis LNG ke PGN.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina PGN
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top