Sulut Bakal Bentuk Tim Penanganan Kawasan Wisata Bunaken

Pemerintah Provinsi Sulawesi utara akan membentuk tim penanganan Kawasan Wisata Bunaken untuk mempercepat pengelolaan tata ruang kawasan pariwisata itu.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  21:11 WIB
Sulut Bakal Bentuk Tim Penanganan Kawasan Wisata Bunaken
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) berbincang dengan sejumlah menteri Kabinet Kerja saat peninjauan kawasan wisata Bunaken menggunakan kapal cepat Bunaken Crystal 7 di Sulawesi Utara, Jumat (5/7/2019). Pemerintah pusat akan melakukan penataan di kawasan Bunaken, termasuk pasokan air bersih dan listrik yang akan menunjang pariwisata. - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi utara akan membentuk tim penanganan Kawasan Wisata Bunaken untuk mempercepat pengelolaan tata ruang kawasan pariwisata itu.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen. Menurutnya, tim itu akan bertugas mempercepat pengelolaan tata ruang, menginventarisasi kepemilikan, pemanfaatan dan penggunaan tanah sampai pada pengelolaan tapal batas.

Dia menuturkan tim ini akan terdiri dari Perangkat Daerah Pemprov Sulut di antaranya Bappeda, Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu, Biro Perekonomian dan SDA. Tim itu akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado.

Dia menerangkan, ada empat hal yang harus diperhatikan dalam revitalisasi Kawasan Wisata Bunaken. Pertama, mengenai penanggulangan sampah. Kedua, penataan status kewenangan masing-masing yang terlibat dikawasan wisata tersebut, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, LSM, dan masyarakat.

Ketiga, pembenahan dari sisi masyarakat mainland ke kawasan wisata, termasuk penyeberangan dari pelabuhan manado menuju ke bunaken. Keempat, penanganan wisata terpadu yang ada di Kawasan Wisata Bunaken.

Sementara itu, Kanwil BPN Sulawesi Utara Fredi Kolintama mengatakan bahwa harus ada peta yang tepat dari pulau Bunaken, agar supaya dalan pelaksanaan Revitalisasi Kawasan Wisata ini dapat berjalan lancar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, sulut

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top