12.496 Kendaraan Lintasi Tol Manado Bitung Selama Fungsional Lebaran

Jumlah kendaraan yang melintasi Tol Manado-Bitung pada momentum lebaran tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan saat momentum Natal dan tahun baru 2019.
Ilman A. Sudarwan | 11 Juni 2019 19:44 WIB
Perkembangan proyek pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara pada Selasa (3/7/2018). - Istimewa/PT Jasamarga Manado Bitung

Bisnis.com, MANADO — Jumlah kendaraan yang melintasi Tol Manado-Bitung pada momentum lebaran tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan saat momentum Natal dan tahun baru 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung (JM) George Manurung mengatakan secara keseluruhan kendaraan yang melintas mencapai 12.496 kendaraan. Adapun, pembukaan secara fungsional dilaksanakan selama 14 hari, sejak 29 Mei hingga 11 juni.

“Pada hari terakhir fungsional, kendaraan yang melintasi tol Manado-Bitung adalah 1.129 kendaraan. Total kendaraan yang melintas mencapai 12.496 selama 14 hari dibuka,” katanya kepada Bisnis, Selasa (11/6/2019).

Dia menjelaskan, lalu lintas harian rata-rata (LHR) selama bukaan fungsional kali ini mencapai 893 kendaraan per hari. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan LHR pada momentum Natal dan tahun baru yang mencapai 1.100 kendaraan per hari.

George mengatakan, hal itu kemungkinan disebabkan oleh kegiatan arus mudik masyarakat saat lebaran tidak sebanyak Natal dan tahun baru. Meski demikian, saat tol dibuka dengan arah sebaliknya total kendaraan melintas mengalami peningkatan.

Pada 29 Mei hingga 6 Juni tol itu dibuka untuk perjalanan ke arah Bitung, dari akses tol Airmadidi keluar di Jl. Tanjung Merah. Selama 9 hari, total kendaraan melintas mencapai 6.283 kendaraan, dengan LHR mencapai 698 kendaraan per hari.

Pada hari pertama, total kendaraan melintas hanya 284 kendaraan dan tak pernah menembus 1.000 kendaraan perhari. Pada H+1 lebaran, atau 5 Juni barulah jumlah kendaraan melintas meningkat pesat menjadi 1.013 kendaraan.

Tren peningkatan lalu lintas berlanjut saat tol itu dibuka dengan arah sebaliknya, dari Bitung menuju Manado mulai 7 Juni. Pada hari pertama arus itu diberlakukan, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 1.327 kendaraan.

Sejak 7 Juni hingga penutupan pada hari ini, total kendaraan melintasi tol Manado—Bitung selalu selalu di atas 1.000 kendaraan per hari. Pada H+2 lebaran, atau 8 Juni, jumlah kendaraan melintas mencapai titik tertinggi, yakni sebanyak 1.408 kendaraan.

George mengatakan, kegiatan liburan menjadi pendorong masyarakat untuk bepergian melintasi tol itu. Masyarakat Bitung, lanjutnya, kemungkinan besar menghabiskan liburannya untuk mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan yang berada di Ibu Kota Sulawesi Utara.

“Kemungkinan lebih banyak masyarakat Bitung ingin bepergian ke pusat hiburan dan perbelanjaan yang ada di Manado selama libur lebaran ini. Adapun pada saat mulai masuk hari kerja, lalu lintas tetap tinggi karena ada masyarakat Bitung yang bekerja di Manado,” jelasnya.

Kendati demikian, LHR tol Manado-Bitung baik pada fungsional lebaran maupun natal dan tahun baru masih berada di bawah target JMB sebesar 14.000 kendaraan per hari. George mengharapkan, fungsional secara gratis ini dapat menjadi momentum perkenalan tol Manado-Bitung untuk warga Sulut.

Ke depan, dia mengatakan bahwa perseroan tidak memiliki rencana pembukaan fungsional kembali. Menurutnya, saat ini JMB akan berfokus untuk menyelesaikan konstruksi fisik dan pembebasan lahan jalan tol itu.

Pembangunan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 km dibagi dalam dua segmen, segmen IA dan satu IB sepanjang 14 kilometer dibangun oleh pemerintah. Sementara itu, seksi IIA dan IIB dibangun oleh konsorsium PT Jasamarga Manado Bitung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tol manado-bitung

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup