Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bumdes Sulsel Diarahkan Dukung Hilirisasi Pertanian

Hilirisasi bisa memberikan nilai tambah pertanian. Bumdes berperan di sisi ini.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 05 April 2019  |  15:07 WIB
Sejumlah wisatawan menikmati aneka permainan air di Danau Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/3/2019). Wisata air danau terdalam di Asia Tengagra yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mompamula itu banyak dikunjungi warga pada setiap akhir pekan. - Antara/Basri Marzuki
Sejumlah wisatawan menikmati aneka permainan air di Danau Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/3/2019). Wisata air danau terdalam di Asia Tengagra yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mompamula itu banyak dikunjungi warga pada setiap akhir pekan. - Antara/Basri Marzuki

Bisnis.com, MAKASSAR – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Sulawesi Selatan terbukti memperkuat perekonomian, utamanya menyokong sektor pertanian.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan berdasar fakta tersebut Bumdes didorong terus bersinergi bersama seluruh pihak terkait. Termasuk di bidang hilirisasi agar pertanian bisa tertangani dengan baik.

"Karena hilirisasi bisa memberikan nilai tambah. Di sini Bumdes berperan," ungkap Nurdin pada Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Bumdes dan Kerja sama Penasehat Bumdes dan Bumdesma Kabupaten Bone Periode 2018-2021 di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat (5/4/2019).

Harapan besar ditujukan Nurdin bagi para pengurus Bumdes utamanya agar bersinergi dalam pengelolaan dana desa. Hal itu penting dilakukan agar kebutuhan masyarakat desa bisa dituntaskan.

Nurdin juga berharap kehadiran Bumdes bisa menanggulangi maraknya tengkulak di tengah masyarakat desa.

Salah satu Bumdes yang mendapat apresiasi Nurdin yakni Bumdes dari Kabupaten Bone. "Ini perlu kita banggakan yang menjadi tulang punggung pertanian adalah Putera Bone, Andi Amran Sulaiman. Di mana di eranya mampu melakukan mekanisasi pertanian, tujuannya satu bagaimana petani sejahtera," jelas Nurdin.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi M Fashar Padjalangi mengungkapkan, bagi pengelola Bumdes/Bumdesma diharap mampu menjadi pelopor utama dan penjaga ekonomi masyarakat.

"Termasuk menjadi pilar perekonomian 328 desa bekerja efektif maka kemampuan ekonominya tidak diragukan," kata Fashar.

Ia merincikan dari 27 kecamatan di Bone, terdiri dari 24 kecamatan yang memiliki desa dan kelurahan, tiga kecamatan yang hanya memiliki kelurahan. Sedangkan 10 kecamatan pantai.

"Kita punya potensi di bidang kelautan, demikian juga daratan kita terkenal sebagai lumbung beras. Demikian juga Presiden Jokowi melalui Kementerian Pertanian Kesejahteraan semakin meningkat," harapanya.

Bupati menyebutkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Bone 8,2-8,4 persen dan terakhir tumbuh 8,6 persen dan capaian ekonomi tertinggi di Sulsel. Hadirnya Bumdes dapat menambah kuat pilar ekonomi yang ada.

Ke depan, penyaluran pupuk yang sering bermasalah, penyalurannya akan disalurkan melalui Bumdes dan diharapkan bisa bekerja sama dengan Badan Usaha Miliki Desa Nasional.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMDes
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top