BI Sulsel Menyalurkan Beasiswa Rp1,56 Miliar

Total beasiswa atau dana pendidikan yang disalurkan BI Sulsel kepada 120 mahasiswa dari tiga PTN tersebut yakni Rp1,56 miliar selama dua semester.
Hamdana Rahman | 21 Maret 2019 12:51 WIB
Penerima beasiswa Bank Indonesia berpose di sela/sela seremonial penyaluran beasiswa.

Bisnis.com, MAKASSAR – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KP) Sulawesi Selatan meneken perjanjian kerja sama beasiswa dengan tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu Universitas Hasanuddin (UH), UIN Alauddin Makassar, dan Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (21/3/2019).

Total beasiswa atau dana pendidikan yang disalurkan BI Sulsel kepada 120 mahasiswa dari tiga PTN tersebut Rp1,56 miliar selama dua semester.

Beasiswa tersebut terdiri dari dua skema, yaitu reguler dan unggulan yang akan disalurkan setiap bulan selama dua semester tersebut. Penerima beasiswa unggulan dan reguler menerima jumlah dana yang berbeda, yaitu Rp1 juta bagi reguler dan unggulan sebesar Rp1,5 juta.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulsel Bambang Kusmiarso mengatakan, program beasiswa BI sudah berjalan 15 tahun, dan terus ditingkatkan. Baik dari sisi peningkatan jumlah penerima, nominal, serta proses seleksi.

"Kami akan terus melakukan penyesuain sesuai kebutuhan dunia pendidikan. Informasi yang kami terima, sejauh ini nominal yang diberikan sudah cukup memadai," ujar Bambang.

Dia menyampaikan, beasiswa tersebut diharap mampu mendorong angka partisipasi pendidikan tinggi, meningkatkan indeks pembangunan manusia, dan daya saing bangsa. Karena menurutnya, negara akan maju jika ditopang dengan SDM yang berkualitas.

"Beasiswa ini kami harap mampu meningkatkan motivasi belajar. Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa berprestasi tapi memiliki keterbatasan financial untuk dapat menyelesaikan pendidikan. Selain itu melalui beasiswa ini kita juga mendorong mahasiswa untuk berprestasi dalam bidang ekstra kurikuler sehingga lebih kreatif, mandiri, dan memiliki kepekaan sosial," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama UNM Prof Dr H Gufran Darma Dirawan menyampaikan, kerjasama ini membuktikan komitmen BI dalam rangka pembangunan SDM.

Dia menjelaskan beasiswa tersebut memberikan pengaruh sangat besar untuk menciptakan generasi yang akan menjadi pemimpin masa depan di berbagai sektor.

"Ini adalah kebijakan yang sangat luar biasa. Bahwa BI mengambil peran untuk melahirkan generasi baru Indonesia, yang akan menjadikan negara kita terkemuka nantinya," paparnya.

Gufran pun mengimbau kepada penerima beasiswa untuk memanfaatkan dengan baik kesempatan tersebut.

Sekedar diketahui, BI memberikan standar tinggi bagi penerima beasiswa tersebut. Diantaranya memiliki IPK minimal 3,00 bagi penerima beasiswa reguler. Standar lebih tinggi lagi diterapkan bagi mahasiswa penerima beasiswa unggulan, antara lain IPK 3,50 dan skor TOEFL minimal 500.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
beasiswa, bank indonesia

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup