Menjelang Natal, Harga Telur di Kendari Tak Terpengaruh Signifikan

Harga barang kebutuhan pokok seperti telur ayam di sejumlah pasar tradisional dan pasar induk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjelang Natal.
Newswire | 30 November 2018 22:13 WIB
Ilustrasi seorang karyawan mengambil telur di peternakan. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, KENDARI – Harga barang kebutuhan pokok seperti telur ayam di sejumlah pasar tradisional dan pasar induk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjelang Natal 25 Desember 2018 maupun Tahun Baru 2019 tidak terpengaruh signifikan.

Keterangan dari Dinas Perindag Sultra, Jumat (30/11/2018), harga telur saat ini masih pada kisaran Rp26.000 per kilogram atau justru mengalamai penuruhan tipis dibanding dua pekan sebelumnya yang pernah mencapai Rp27.000 per kilogram.

"Memang pernah naik harganya saat mendekati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang pernah mencapai Rp30.000 per kilogram, namun setelah sepekan berlalu kembali berangsur normal hingga Rp26.000 per kilogram," kata Kepala Seksi Perdagangan dan analisa pasar Disperindag Sultra Darmin.

Dia mengutaraka perubahan harga menjelang Natal dan Tahun Baru, tidak terlalu besar karena mungkin masyarakat yang merayakan tahun baru jumlahnya lebih sedikit dibanding pada peryaaan Idulfitri dan Iduladha yang biasanya menjelang perayaan cenderung seketika harga sembako itu melonjak.

Selain harga telur, kata Darmin, juga harga daging masih stabil dan saat ini pada kisaran Rp117.500 per kilogram. Dan kalaupun naik hanya pada menjelang perayaan hari H.

Produk telur yang kini menjadi kebutuhan masyarakat Kendari dan kabupaten lain di Sultra, sekitar 65% - 75% masih dipasok dari luar daerah yakni Kabupaten Sidrap dan Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sumber : Antara

Tag : harga pangan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top