Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peredaran Kartu GPN di Sulsel Mendekati 130.000 Keping

Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 13 Agustus 2018  |  18:14 WIB
Peredaran Kartu GPN di Sulsel Mendekati 130.000 Keping
Ilustrasi. - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR – Bank Indonesia mencatat peredaran kartu debit dengan logo GPN di Sulawesi Selatan telah mencapai 128.240 keping yang didistribusikan oleh sejumlah bank penerbit.

Direktur Sistem Pembayaran BI Perwakilan Sulsel Amanlison Sembiring mengemukakan kartu debit yang terintegrasi dengan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) itu diharapkan sudah menjangkau hingga 30% dari total pemilik kartu yang berada di Sulawesi Selatan.

"Sampai akhir Desember 2018, 30% pemilik kartu debit di Sulsel sudah beralih ke GPN. Kerja sama lintas instansi maupun seluruh pihak terus kami intensifkan juga, supaya lebih efektif distribusi kartu GPN ini," katanya, Senin (13/8/2018).

Dia menjelaskan, upaya mendorong migrasi kartu debit GPN dilakukan pula dengan pelibatan pemerintah daerah di Sulawesi Selatan, yang mana menyasar pegawai lingkup pemda.

Salah satunya dengan Pemerintah Kota Makassar melalui fasilitasi layanan penukaran kartu debit lama ke kartu debit berlogo GPN bagi ASN secara langsung di kantor balai kota.

Langkah tersebut merupakan rangkaian dari peluncuran GPN yang dilakukan Bank Sentral di Sulawesi Selatan pada 5 Agustus 2018 dan bersifat berkelanjutan bersama dengan bank penerbit kartu GPN.

Selain itu, nasabah perbankan juga memungkinkan melakukan penukaran kartu debit pada kantor layanan bank bersangkutan untuk kemudian mendapatkan kartu berlogo GPN.

"Khusus pada launching 5 Agustus lalu, ada 310 keping kartu yang ditukarkan, kemudian melalui kerja sama dengan Pemkot Makassar ada juga 370 keping kartu," papar Amanlison.

Dia optimistis, angka pemegang kartu GPN di Sulsel bakal terus bertambah dan mencapai angka 30% pada Desember 2018 mendatang sesuai dengan target Bank Sentral.

Di sisi lain, lanjutnya, bank penerbit kartu GPN juga telah memperbarui infrastruktur penunjang terutama pada merchant-merhant sehingga memungkinkan menerima transaksi nasabah pemegang kartu debit GPN.

"Dan tentunya, kartu itu juga bisa digunakan bertransaksi di semua mesin EDC di seluruh Indonesia, tanpa dikenakan biaya oleh merchant serta benefit lainnya," papar dia.

Menurutnya, dengan implementasi GPN masyarakat Sulsel tidak perlu memiliki banyak kartu untuk bertransaksi, dan infrastruktur pemrosesan pembayaran (EDC) dapat disebar lebih merata sehingga akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya serta keamanan data lebih terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu debet
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top