Bangun 2 Rumah Sakit, Sulut Ajukan Pinjaman ke SMI

Oleh: Deandra Syarizka 27 Agustus 2018 | 20:37 WIB
Bangun 2 Rumah Sakit, Sulut Ajukan Pinjaman ke SMI
Suasana pusat perbelanjaan dan hotel di kawasan Boulevard of Business, Jalan Pierre Tendean Manado./Istimewa

Bisnis.com, MANADO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan segera memulai pelelangan proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratumbuysang dan Rumah Sakit Mata di Sulawesi Utara.

Sekretaris Daerah Pemprov Sulut Edwin Silangen menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan rancangan teknis/Detailed Engineering Design (DED) kedua rumah sakit tersebut. Rencananya, kedua proyek tersebut akan dibangun secara tahun jamak/multiyears. Adapun pembangunan RSUD Ratumbyusang mencakup perluasan jumlah kamar sekitar 300 unit, serta penambahan fisik bangunan baru.

“Ini tahap penyelesaian DED, sehingga mudah-mudahan September proses pelelangannya bisa dimulai, karena ini kan proyek multiyear. Sampai saat ini belum ada kendala,” ujarnya, Senin (27/08)

 Rencananya, biaya pembangunan kedua rumah sakit tersebut berasal dari pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp500 miliar. Nantinya pengembalian pinjaman tersebut akan dianggarkan melalui APBD Sulut selama jangka waktu yang disepakati.

Dia menambahkan, pinjaman tersebut masih dalam tahap evaluasi dan belum dilakukan pencairan. Menurutnya, nantinya proses pencairan akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan dengan proses pelelangan dan pembangunan.

Seperti diketahui, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) merupakan salah satu BUMN yang sahamnya dimiliki 100% oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan. Perusahaan pembiayaan tersebut memberikan fasilitas kredit untuk berbagai proyek infrastruktur nasional maupun daerah, mulai dari jalan tol, hingga rumah sakit.

Selain untuk RSUD Sulut, SMI juga telah banyak mengucurkan pinjaman untuk pembiayaan rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia.  Pada Juli lalu, SMI juga telah menandatangani perjanjian pembiayaan daerah  dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) senilai Rp58,7 miliar untuk pengembangan RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja yang terletak di jalan Dr. M Hatta, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Provinsi Sumatera Selatan letaknya berada di pusat kota dan sangat strategis Karena dekat dengan kegiatan masyarakat.

RSUD Ibnu Sutowo Baturaja merupakan salah satu fasilitas kesehatan tertua yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. RSUD ini dibangun pertama kali pada tahun 1936 oleh kolonial Belanda sebagai klinik rumah sakit.

Beberapa proyek infrastruktur daerah sektor rumah sakit  lainnya yang memanfaatkan fasilitas Pembiayaan Daerah PT SMI antara lain RSUD Konawe di Kab. Konawe, Prov. Sulawesi Tenggara, RSUD Sanjiwani di Kab. Gianyar, Prov. Bali, dan  RSUD Karangasem di Kab. Karangasem, Prov. Bali

Editor: Fajar Sidik

Berita Terkini Lainnya