Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Gowa dan Pangkep

BPDB Gowa sendiri sudah menyiapkan sejumlah peralatan seperti perahu karet, perahu fiber, mobil, ambulance, tambak dan akan ditambahkan lagi alat berat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Januari 2023  |  21:37 WIB
Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Gowa dan Pangkep
Suasana rumah warga di Kabupaten Pangkep yang rusak akibat terjangan agngin kencang yang bersamaan dengan hujan deras. - Antara/ist
Bagikan

Bisnis.com, MAKASSAR - Angin kencang menerjang sedikitnya belasan rumah di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa dan 38 rumah rusak di enam kecamatan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Sejak November 2022 kami sudah mendirikan Posko Siaga Bencana pasca longsor di Kecamatan Parangloe, dan posko ini terus difungsikan untuk pelaporan dan penanganan angin kencang di lapangan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Iksan Parawansah di Gowa, Kamis (5/1/2023).

Dia mengatakan, belasan atap rumah warga di Desa Jenetallasa yang hilang dan rumah rusak parah sudah terdata dan dilaporkan ke Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Menurut dia, untuk menghadapi cuaca ekstrem ini selain posko siaga bencana yang sudah ada untuk umum, yang diadakan adalah posko di tingkat kecamatan.

Pihak BPDB Gowa sendiri sudah menyiapkan sejumlah peralatan seperti perahu karet, perahu fiber, mobil, ambulance, tambak dan akan ditambahkan lagi alat berat agar ketika dibutuhkan pergerakannya bisa lebih cepat.

Ia juga mengimbau, agar sementara waktu masyarakat mengurangi aktivitas di bantaran sungai dan di wilayah rawan longsor baik di dataran tinggi dan rendah, karena saat ini Kabupaten Gowa masuk dalam kategori siaga.

Sebelumnya, angin kencang juga rumah warga di Kabupaten Pangkep yang tersebar di enam kecamatan pada Rabu (4/1).

Berdasarkan data BPBD Pangkep diketahui, terdapat 38 rumah warga rusak diterjang angin kencang. Pekan lalu pada akhir 2022, bencana angin kencang juga merusak sekitar 100 unit rumah warga di Kabupaten Pangkep.

Selain merusak rumah warga, sejumlah pohon tumbang juga bertebaran di berbagai tempat di daerah ini.

Menurut Kepala BPBD Pangkep Muslimin Yusuf, pihaknya bersama Wabup Pangkep sudah turun langsung ke lokasi bersama camat, lurah dan kades untuk memberikan bantuan dasar sambil menunggu bantuan dana dari Pemkab Pangkep dan Pemprov Sulsel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana alam sulsel

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top