Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Peduli Lingkungan, Olah Sampah Plastik jadi Paving Block

PLN bersama Komunitas Green Tamiimah Kreatif Kembangkan Pengolahan Sampah Plastik menjadi Paving Block di Kendari.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 30 Mei 2022  |  10:43 WIB
Foto: dok. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar
Foto: dok. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar

Bisnis.com, KENDARI - Guna membantu mengatasi permasalahan sampah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulselrabar memberikan Bantuan Pengembangan Paving Block dari Sampah kepada Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Jumat (27/5).

Bantuan Pengembangan Paving Block dari Sampah kepada Komunitas Green Tamiimah Kreatif merupakan bantuan dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR (Corporate Social Responsibility) dengan total bantuan sebesar Rp 80 Juta.

Penyerahan Bantuan PLN Peduli, diserahkan langsung oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan (UP3) Kendari, Albert Safaria kepada Ketua Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Rizal. 

Foto: dok. Komunitas Green Tamiimah Kreatif

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan (UP3) Kendari, Albert Safaria menyatakan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap lingkungan, terutama pada permasalahan Sampah Plastik.

"Sampah plastik apabila tidak dikelola dengan baik, maka akan berdampak negatif pada lingkungan," ujar Albert Safaria.

Albert Safaria berharap dengan adanya Bantuan Pengembangan Paving Block dari Sampah, bisa menjadi salah satu alternatif cara pengolahan sampah plastik yang saat ini jumlahnya sangat banyak, sehingga bisa mengurangi dampak sampah plastik pada lingkungan.

Pembuatan paving block dari sampah ini cukup mudah. Sampah yang telah terkumpul dan dipilah-pilah berdasarkan jenisnya (plastik botol dan plastik kemasan), kemudian akan dipanaskan dengan perbandingan bahan 1:2 antara plastik botol dengan plastik kemasan dan dimasukkan dalam wajan atau kuali selama lebih kurang 20 menit atau hingga mencair. 

Foto: dok. Komunitas Green Tamiimah Kreatif

Lalu plastik yang telah mencair dicetak dalam cetakan dan dipadatkan selama lima menit dengan mesin manual hingga menjadi Paving Block.

Ketua Komunitas Green Tamiimah Kreatif, Rizal mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN dan berharap kerja sama ini menjadi permulaan yang baik bagi institusi pendidikan.

“Semoga bantuan ini akan terus berkelanjutan, agar dapat memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang bisa dimanfaat oleh masyarakat setempat dan bernilai ekonomis,” ujar Dosen Pendidikan Ekonomi di Universitas Halu Oleo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN plastik
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top