Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Stok Minyak Goreng Sulsel Aman dalam Enam Bulan

Pemerintah menjamin hingga enam bulan ke depan stok minyak goreng kemasan masih aman.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  20:16 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, MAKASSAR - Distributor minyak goreng di Sulawesi Selatan berkomitmen mengirimkan kembali komoditas ini ke pengecer mulai, Jumat (28/1/2022).

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Ashari Fakshirie Radjamilo mengatakan komitmen tersebut didapat seusai pertemuan dengan para distributor minyak goreng di Sulsel hari ini.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Dirbinmas Polda Sulsel dan Ketua Satgas Pangan Polda Sulsel, Kadis Ketahanan dan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel, Ketua Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) , Ketua KPPU Sulsel, dan Kadis Perdagangan kota Makassar.

Ashari mengatakan Pemerintah Provinsi Sulsel bahkan menjamin ketersediaan stok minyak goreng di wilayahnya ini hingga enam bulan ke depan. Oleh sebab itu dia mengharapkan masyarakat untuk tidak panik sehingga memicu pembelian berlebih.

"Pemerintah menjamin hingga enam bulan ke depan stok minyak goreng kemasan masih aman. Kami himbau seluruh masyarakat untuk tidak usah ada yang panik. Tadi kan semua (distributor) sudah berjanji bahwa tidak akan ada lagi kondisi kehabisan stok ke depan," ungkap Ashari.

Naiknya harga minyak goreng disertai kelangkaan stok di lapangan memang menjadi keluhan warga Sulsel beberapa waktu belakangan. Sempat diduga terjadi praktik penimbunan, namun Ashari menepis dugaan itu.

Dari pertemuan tadi dia menjelaskan jika selama ini para pihak distributor sedang me-return barangnya. Hal ini terjadi supaya dapat dilakukan rafaksi sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Sementara pihak Satgas Pangan Polda Sulsel Kompol Indra Waspada mengatakan pihaknya akan siap mendukung dan membantu Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel dalam rangka pengawasan dan pemantauan minyak goreng di pasaran.

"Pada intinya kami dari satgas pangan sudah melaksanakan pengawasan ke beberapa retail dan juga toko-toko yang ada di Makassar ini. Kami juga telah sampaikan di rapat tadi bahwa kita sepakat untuk melaksanakan kebijakan dari pemerintah ini dan kami siap melakukan penindakan hukum apabila di kemudian hari ada distributor atau retail yang belum menjalankan kebijakan dari pemerintahan ini,” tegas Kompol Indra.

Dukungan yang sama juga disampaikan Ketua Aprindo Sulsel Ivan Surianto David Tranku yang memastikan ketersediaan stok di tingkat retail.

Sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan, semua kebutuhan-kebutuhan di ritel ditegaskannya harus dipenuhi dari distributor. Jadi tidak ada alasan lagi bahwa di ritel stoknya akan kosong.

"Apabila distributor tidak melakukan sesuai dengan apa yang sudah disepakati, maka tentunya akan ada penindakan dari Aprindo dan juga dari Kepala Dinas dan Satgas Pangan, untuk ketersediaan stocknya sendiri masih ada, masih aman,” ujar Ivan.

Untuk diketahui, Pemerintah telah menyiapkan 250 juta liter minyak goreng setiap bulan hingga enam bulan ke depan. Artinya pemerintah menyiapkan sebanyak 1,5 miliar liter minyak goreng untuk masyarakat Indonesia termasuk Sulawesi Selatan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulsel minyak goreng
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top