Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Sulselrabar Investasi Rp1,2 Miliar Penuhi Listrik Dusun Terpencil

Dusun Kampung Baru sendiri berjarak sekitar 65 kilometer dari ibu kota Kabupaten Enrekang. Dari pusat Kecamatan Bungin, dusun tersebut berjarak 8 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  14:31 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, MAKASSAR - PT PLN UIW Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar) kembali memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di sebuah dusun terpencil di Sulsel.

Dengan investasi sebesar Rp1,2 miliar, PLN Sulselrabar berhasil menerangi Dusun Kampung Baru, Desa Bulo, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang. Tercatat ada 36 kepala keluarga (KK) di dusun tersebut. Jika dirincikan, masing-masing KK mendapat Rp35 juta dari investasi tersebut.

"Dengan adanya listrik di dusun tersebut, menjadi bukti bahwa PLN terus berupaya menembus setiap tantangan guna menghadirkan keadilan energi untuk masyarakat, khususnya menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri," kata Vice President Public Relations PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, Senin (23/3/2021).

Dusun Kampung Baru sendiri berjarak sekitar 65 kilometer dari ibu kota Kabupaten Enrekang. Dari pusat Kecamatan Bungin, dusun tersebut berjarak 8 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam.

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,02 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 3,65 kms dan Gardu Distribusi dengan kapasitas daya sebesar 50 kilo Volt Ampere.

Dengan pembangunan itu, kelistrikan di Dusun Kampung Baru kini tersambung dengan sistem kelistrikan Sulawesi bagian Selatan, sehingga lebih andal.

"Untuk mencapai dusun itu, petugas kami harus menempuh jalanan bebatuan dengan medan yang terjal. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami," terang Arsya.

Selain sebagai alat penerangan, dengan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani bawang, PLN berharap hadirnya listrik dapat meningkatkan produktivitas para petani dan meningkatkan gerak roda ekonomi masyarakat di daerah terpencil tersebut.

"Hadirnya listrik kami harap dapat muncul usaha baru, misalnya pengolahan hasil tani bawang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini," kata Arsya.

Bupati Enrekang Muslimin Bando mengungkapkan kebahagiaannya karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik. Ia berterima kasih kepada PLN, seraya meminta warga membantu PLN memelihara jaringan listrik tersebut.

"Ini adalah hal bersejarah bagi Kampung Baru, dengan aliran listrik ke rumah dan kebun warga, ditambah akses jalan yang memadai, dapat meningkatkan kesejahteraan desa," jelas Muslimin.

Kepala Dusun Kampung Baru Dala menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas upaya PLN menghadirkan listrik di dusunnya. Sebelum hadirnya listrik PLN, warga menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) swadaya yang hanya bisa dimanfaatkan untuk keperluan penerangan.

"Dulu listriknya tidak stabil dan hanya bisa digunakan untuk penerangan saja. Mudah-mudahan dengan hadirnya listrik PLN dapat membantu perekonomian masyarakat setempat, dalam meningkatkan produksi bawang yang mayoritasnya adalah petani," imbuhnya.

Melalui program listrik desa, PLN terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) di Provinsi Sulsel. Hingga Februari 2021, RE di Sulsel telah mencapai 99,99 persen. Angka tersebut meningkat 11,9 persen dari tahun 2016 yang baru mencapai 88 persen. (k36)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN elektrifikasi sulsel
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top