Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhirnya, Gubernur Sulsel Divaksin Covid-19

Setelah sebelumnya dinyatakan gagal melalui sejumlah syarat sebagai penerima vaksin Covid-19, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah akhirnya menerima vaksin dari Sinovac tersebut.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  21:33 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (duduk di tengah) dan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari berada di dalam mobil PCR Covid-19. Dua unit mobil PCR untuk Sulsel diresmikan pada Rabu 12 Agustus 2020. - Foto/Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (duduk di tengah) dan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Ichsan Mustari berada di dalam mobil PCR Covid-19. Dua unit mobil PCR untuk Sulsel diresmikan pada Rabu 12 Agustus 2020. - Foto/Pemprov Sulsel

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah akhirnya mengikuti program vaksinasi Covid-19 setelah pekan lalu gagal lantaran tidak memenuhi persyaratan.

Hal itu diungkapkan mantan Bupati Bantaeng ini melalui akun Twitter resminya, @nurdinabdullahh, Jumat (22/1/2021). Nurdin Abdullah mengunggah video yang menampilkan proses vaksinasi tersebut.

"Setelah tertunda beberapa saat lalu karena tidak memenuhi syarat saat screening, Alhamdulillah hari ini saya menerima vaksin covid 19," demikian tertulis pada unggahan tersebut.

Hingga berita ini dituliskan unggahan di akun Twitter itu sudah disukai 100 lebih warganet. Video itu pun sudah ditonton ribuan pengguna Twitter.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Nurdin batal menjadi orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Sulsel. Padahal, sejak beberapa waktu lalu, Nurdin mengakui siap untuk menjadi orang pertama di Sulsel yang akan divaksin.

Namun, menjelang pelaksanaan vaksinasi serentak yang digelar pekan lalu, Kamis (14/1/2021), dia dinyatakan tidak memenuhi sejumlah syarat untuk mendapatkan vaksin Sinovac. Salah satunya, istri dari orang nomor satu Sulsel ini, terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jika dilihat dari kriteria kesehatan semua memenuhi syarat. Tekanan darah dan sebagainya semua baik, tetapi karena ada kerabat yaitu istri saya terkonfirmasi positif. Maka saya tidak bisa divaksin," kata Nurdin Abdullah, usai meluncurkan Program Vaksinasi Covid-19 di RSUD Dadi pekan lalu.

Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK 02.02/4/1/2021 Tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, salah satu dari 15 syarat seseorang tidak layak divaksin yakni ada anggota keluarga serumah yang kontak erat atau suspek atau konfirmasi atau sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19 sebelumnya.

Oleh karena itu, Nurdin saat itu mengakui pada tahap pertama dirinya belum bisa divaksin hingga kondisi mulai membaik. Selain dirinya, ada juga sejumlah pejabat lain yang juga tidak memenuhi kriteria untuk divaksin karena ada yang pernah positif juga memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

"Rencananya jadwal pemberian vaksin Covid-19 yang akan saya lakukan dijadwalkan pada April 2021 mendatang," kata Nurdin.

Adapun, orang pertama yang menerima vaksin Covid-19 di Sulsel yakni Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Penyuntikan perdana itu sekaligus menandai program vaksinasi di Sulsel secara resmi bisa dilakukan.

"Alhamdulillah, jarumnya kecil, tak sebesar yang saya kira, jadi tidak terasa," ujarnya, sembari bercanda disambut tawa awak media.

Sebagai informasi, Sulsel menerima 66.640 jatah vaksin Covid-19 jenis Sinovac. Pada tahap pertama, Sulsel sudah menerima sebanyak 30.000 vaksin yang didistribusikan oleh Biofarma. Di mana vaksin ini juga akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin sulawesi selatan
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top