Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulteng Genjot Produksi Kedelai

Produksi kedelai belum maksimal, sebab petani belum begitu tertarik dan serius mengembangkannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  05:30 WIB
Pekerja menyortir kedelai yang baru tiba di gudang penyimpanan di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja menyortir kedelai yang baru tiba di gudang penyimpanan di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, PALU - Pemerintah Sulteng menggenjot pengembangan produksi kedelai secara besar-besar untuk mendukung upaya pemerintah pusat dalam menekan importasi komoditi tersebut.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, Trie Iriyani Lamakampali mengatakan produksi kedelai di wilayahnya masih belum maksimal, sebab petani belum begitu tertarik dan serius mengembangkannya.

“Petani lebih memilih menanam nilam, sebab permintaan pasar yang tinggi dan harga cukup menjanjikan,” jelasnya dikutip dari Antara, Rabu (13/1/2020).

Pada Tahun 2020, Sulteng manargetkan luas areal pengembangan komoditi kedelai di provinsi itu mencapai 4.059 hektare.

“Kita berharap Sulteng bisa mendukung peningkatan produksi kedalai agar memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga pemerintah tak perlu melakukan impor lagi,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulteng

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top