Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengadaan Gawai untuk Pelajar Sulut Dianggarkan Rp28,31 Miliar

Selain gawai, juga akan disalurkan bantuan pulsa untuk melengkapi kebutuhan belajar dari rumah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2020  |  09:02 WIB
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kegiatan belajar dari rumah bagi pelajar di Jakarta hingga 19 April 2020, hal itu sesuai dengan perpanjangan status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 bagi DKI hingga 19 April. - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kegiatan belajar dari rumah bagi pelajar di Jakarta hingga 19 April 2020, hal itu sesuai dengan perpanjangan status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 bagi DKI hingga 19 April. - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, MAKASSAR - Pengadaan gawai untuk mendukung aktivitas belajar dari rumah dalam masa pandemi ini dianggarkan sebesar Rp28,31 miliar. Penyediaan gawai tersebut nantinya diutamakan bagi pelajar kurang mampu.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan bahwa selain gawai, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan pulsa untuk melengkapi kebutuhan belajar dari rumah.

“Upaya seperti perbaikan jaringan internet juga dilakukan untuk memastikan proses belajar dan mengajar berjalan dengan lancer,” terangnya dikutip dari Antara, Selasa (22/9/2020).

Gubernur Olly juga menyebutkan Pemprov Sulut tengah menyiapkan program belajar tatap muka dengan menerapkan protokol Covid-19 di daerah kepulauan. Nantinya, lanjut dia, dalam sebulan siswa akan belajar tatap muka di sekolah selama dua minggu, kemudian belajar daring/online juga selama dua minggu.

“Kita akan coba di daerah kepulauan dulu. Jika berhasil proses belajar tatap muka tersebut akan kita lanjutkan ke seluruh kabupaten dan kota di Sulut,” ungkapnya. Dinas Pendidikan Daerah Sulut masih menerapkan pembelajaran jarak jauh sebagai metode pembelajaran efektif di masa pandemi Covid-19 untuk menghindari munculnya klaster sekolah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut

Sumber : Antara

Editor : Amri Nur Rahmat
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top