Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Infrastruktur di Sulut Tak Terkendala Corona

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada penghentian pengerjaan fisik proyek-proyek infrastruktur yang tengah berjalan.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  09:43 WIB
Perkembangan proyek pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara pada Selasa (3/7/2018). - Istimewa/PT Jasamarga Manado Bitung
Perkembangan proyek pembangunan jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara pada Selasa (3/7/2018). - Istimewa/PT Jasamarga Manado Bitung

Bisnis.com, MANADO- Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara masih terus berjalan di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.  

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Utara Jenny Karouw mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada penghentian pengerjaan fisik proyek-proyek infrastruktur yang tengah berjalan.

"Untuk sampai saat ini semuanya masih berjalan normal mengikuti penganggaran. Belum ada yang ditunda atau dihentikan," ujar Jenny kepada Bisnis, Jumat (27/3/2020).

Saat ini, terdapat sejumlah proyek infrastruktur pemerintah yang tengah berjalan di Sulut, salah satunya adalah proyek Tol Manado - Bitung dan Bendungan Kuwil Kawangkoan. Pengerjaan fisik proyek tersebut ditargetkan dapat rampung pada tahun ini.

Berdasarkan catatan Bisnis, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan ruas tol Manado - Bitung, yakni dari Manado hingga Danowudu sepanjang 26 kilometer dapat beroperasi pada April mendatang.      

Ruas Tol Manado - Bitung untuk Seksi I (Manado - Airmadidi) sepanjang 14 kilometer diketahui telah sepenuhnya tuntas baik pembebasan lahan dan pekerjaan fisiknya, sedangkan pengerjaan Seksi 2A (Air Madidi - Danowudu) sepanjang 11,50 km masih dalam tahap penyempurnaan dan proses kontruksi.

Untuk pengerjaan Seksi 2B (Danowudu - Bitung) sepanjang 13,5 km secara keseluruhan telah mencapai 94 persen. Adapun, jalan tol Manado - Bitung memiliki total panjang 39,00 kilometer yang dibangun dengan skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang terdiri atas dua paket pekerjaan.

Seksi 1 dikerjakan oleh pemerintah (Viability Gap Fund/VGF), sementara Seksi 2 menggunakan dana dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu PT Jasamarga Mando Bitung (JMB).

Sementara itu, pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara ditargetkan selesai akhir 2020 ini. Hingga awal Maret 2020, progres konstruksinya telah mencapai 61,39 persen. 

Jenny memastikan pengerjaan kedua proyek tersebut masih berjalan dan optimistis dapat diselesaikan pada tahun ini.

"Apalagi tol Manado - Bitung tinggal penyelesaian berapa persen yang siap diresmikan," katanya.

Meski demikian, dia tak menampik bahwa pihaknya juga memperhitungkan kemungkinan adanya perubahan-perubahan rencana karena kondisi pandemi Covid-19.  

"Memang kami ancang-ancang kalau nanti ada perubahan-perubahan. Kami lagi menunggu perkembangan satu minggu ke depan apakah ada instruksi yang dari pemerintah pusat atau petunjuk dari gubernur," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi utara proyek infrastruktur Virus Corona Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top