Sulsel Lawan Covid-19: Dukungan Moril Bagi Tenaga Medis Melalui Karangan Bunga

Sejumlah karangan bunga yang berisi ucapan dukungan bagi tenaga medis yang bertugas menangani pasien gejala Corona Virus Disease (Covid-19), memenuhi pelataran RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulsel.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  17:39 WIB
Sulsel Lawan Covid-19: Dukungan Moril Bagi Tenaga Medis Melalui Karangan Bunga
Karangan bunga dari masyarakat untuk memberi semangat tim medis RSUP Wahidin Sudirohusodo yang bertugas menangani pasien Covid/19.

Bisnis.com, MAKASSAR - Sejumlah karangan bunga yang berisi ucapan dukungan bagi tenaga medis yang bertugas menangani pasien gejala Corona Virus Disease (Covid-19), memenuhi pelataran RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulsel.

RS Wahidin sendiri merupakan salah satu dari tujuh rumah sakit di Sulsel yang menangani pasien yang positif maupun memiliki gejala Covid-19. Rumah sakit tersebut menjadi paling sibuk setelah dua pasien positif Covid-19 dinyatakan berasal dari Sulsel. Tim medis dituntut untuk menjadi garda terdepan untuk melayani masyarakat yang datang memeriksakan diri.

"Karangan bunga itu dikirim oleh sejumlah kelompok masyarakat. Isinya memberi semangat bagi para tim medis yang bertugas, kami jadi terharu," ungkap Kasubag Humas dan Pemasaran RSUP Wahidin, Dewi Rizki Nurmala, Minggu (22/3/2020).

Ucapan-ucapan melalui karangan bunga itu kata Dewi setidaknya mampu memberi sugesti positif bagi para tim medis. Apalagi setiap harinya, pasien dengan status orang dalam pengawasan (ODP) semakin banyak memeriksakan diri ke rumah sakit tersebut.

"Ada juga yang memberi dukungan dengan mengirimkan minuman hangat kepada teman-teman tim medis," kata Dewi.

Dukungan tersebut kata Dewi bisa membawa energi positif bagi para tim medis dalam menjalankan tugasnya. Setidaknya para tim medis tidak merasa bekerja sendirian. Sebab dari luar ada banyak orang yang turut mendukung dan mendoakan kelancaran tugas mereka dalam menangani pasien Covid-19.

Karena itu, Dewi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap taat melakukan social distancing, sebagai upaya untuk meringankan beban tim medis dalam penanganan dan pencegahan bertambahnya kasus Covid-19 di Sulsel. Masyarakat juga diminta untuk banyak membaca informasi terkait Covid-19.

"Bantu kami dengan tetap tinggal di rumah, jaga jarak sosial. Laporkan jika ada tetangga atau kenalan yang masuk dalam kriteria ODP dan PDP(pasien dalam pengawasan). Mereka jangan dikucilkan. Tetap jaga kesehatan, konsumsi makanan bergizi, olahraga yang cukup serta cuci tangan pakai sabun sesering mungkin" jelasnya.

Merujuk pada data Sulsel Tanggap Covid melalui kanan web https://covid19.sulselprov.go.id , data update per hari Minggu, pukul 10.28 - 22 Maret 2020 jumlah ODP di Sulsel yakni 95 orang, PDP 28 orang. Sementara pasien positif dua orang yang mana satu di antaranya telah meninggal dunia dan satu lainnya masih dalam perawatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sulsel, Virus Corona

Editor : Amri Nur Rahmat
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top