Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sulsel Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Air Bersih Warga Pulau di Pangkep

Pemerintah Provinsi Sulsel siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp10,1 miliar untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga pulau di Kabupaten Pangkep.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  18:07 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kiri) bersama Wakil Gubernur Sudirman Sulaiman melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (kiri) bersama Wakil Gubernur Sudirman Sulaiman melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulsel siap menggelontorkan anggaran sebesar Rp10,1 miliar untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga pulau di Kabupaten Pangkep.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan pihaknya akan segera membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah tersebut.

"Kita akan menghadirkan IPA untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pangkep. Kita sudah punya alat, Insyaallah dalam waktu dekat akan jadi," ungkap Nurdin saat menghadiri acara HUT ke-60 Pangkep di Kantor DPRD Pangkep, Rabu (26/2/2020).

Ia menjelaskan, Kabupaten Pangkep merupakan wilayah yang terdiri dari gugusan pulau. Mencapai ratusan, bahkan beberapa pulau letaknya hampir berdekatan dengan Pulau Lombok, NTB. Olehnya itu, Pemprov Sulsel akan berupaya membangun teknologi air bersih, di mana bahan bakunya berasal dari air laut.

Nurdin memaparkan beberapa pulau di luar Kabupaten Pangkep bahkan telah memiliki teknologi pengolahan air bersih. Pulau Barang Caddi yang masuk dalam wilayah Kota Makassar misalnya.

"Di sana sudah ada teknologi IPA. Ke depan kita akan bangun lagi sepuluh titik di daerah lain termasuk Pangkep," jelasnya.

Nurdin mengaku, Pangkep merupakan satu-satunya daerah yang tidak pernah meminta bantuan selama dirinya menjadi menjabat sebagai gubernur. Karenanya, Nurdin meminta kepada Pemda Pangkep segera menyusun rencana pembangunan.

Hal itu perlu dilakukan agar pemerintah provinsi bisa segera mengetahui kepastian anggaran yang dibutuhkan. Kendati Pemprov Sulsel telah menyiapkan anggaran tersendiri.

Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid Batara menjelaskan pembangunan berkelanjutan akan tetap diteruskan hingga akhir kepemimpinannya pada 2021 mendatang. Ia tak menampik, Pangkep memang membutuhkan support dari Pemprov Sulsel untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur dan SDM.

"Saya kira pembangunan berkelanjutan dibutuhkan semua daerah. Tinggal bagaimana provinsi memberikan dukungan termasuk dari sisi anggaran. Bagaimanapun kita desain, tapi kalau tidak ada uang, akan sangat sulit," jelasnya.

Secara total bantuan keuangan daerah untuk kabupaten Pangkep yang diberikan Pemprov Sulsel yakni sebesar Rp 10,1 miliar. Selain itu ada juga dua unit kapal yang merupakan bantuan pemerintah pusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulawesi selatan
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top