Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

54.500 Warga Makassar Belum Perekaman KTP-el

Jumlah tersebut masih terbilang banyak dari total 1,2 juta jiwa warga Makassar yang wajib memiliki KTP-el.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  16:17 WIB
Ilustrasi. - Antara/Adeng Bustomi
Ilustrasi. - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, MAKASSAR - Sebanyak 54.500 warga Kota Makassar dinyatakan belum perekaman KTP elektronik (KTP-el). Jumlah tersebut masih terbilang banyak dari total 1,2 juta jiwa warga Makassar yang wajib memiliki KTP-el.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Aryati Puspasari Abady menjelaskan secara total jumlah penduduk di Makassar yakni 1,6 juta jiwa, dan 1,2 juta di antaranya yang wajib memiliki KTP. Bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-el tentu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar.

"Yang baru melakukan perekaman KTP-el itu sebanyak 965.630 jiwa. Jadi sisa 54.500 jiwa yang belum. Intinya kami memastikan semua warga Kota Makassar yang sudah wajib KTP punya KTP-el," ungkap Aryati, Senin (24/2/2020).

Untuk menggenjot perekaman KTP-el, Disdukcapil Makassar pun siap melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan layanan perekaman KTP-el. Misalnya saja menyasar sekolah-sekolah menengah atas dan mendata siswa yang sudah berusia 17 tahun.

Aryati mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil Provinsi Sulsel agar difasilitasi ke Dinas Pendidikan Sulsel. Melalui surat edaran yang diterima dari Sekretaris Provinsi Sulsel, Disdukcapil Makassar siap bergerak ke seluruh SMA sederajat untuk melakukan perekaman.

"Selain itu, Disdukcapil Makassar juga melakukan perekaman KTP-el di sejumlah titik strategis. Misalnya, di kelurahan dan kecamatan yang dianggap warganya memang belum banyak melakukan perekaman," jelas Aryati.

Ia menjelaskan, perekaman KTP-el setiap hari sudah dilakukan, baik ketika ada pelaksanaan Pilkada maupun tidak. Namun, kata Aryati pihaknya saat ini akan terus menggenjot perekaman KTP-el untuk menghadapi Pilkada serentak 2020.

Tak hanya itu, Disdukcapil Makassar juga telah menghadirkan pelayanan khusus untuk tiga kategori, di antaranya perekaman untuk orang sakit, untuk warga lansia, dan untuk kaum difabel. Aryati menjamin, pelaksanaannya bisa berjalan dengan maksimal.

"Tiga kategori itu dilakukan door to door. Mereka dilayani satu persatu. tapi yang lainnya kami tetap layani secara masif," terang Aryati. (K36)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel ktp elektronik
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top