Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim SAR Gabungan Kembali Mencari Nelayan Hilang di Perairan Buton Selatan

Pos Search And Rescue Baubau, Sulawesi Tenggara bersama tim gabungan kembali melakukan pencarian seorang nelayan bernama La Ode Samiun (60) yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Januari 2020  |  11:49 WIB
Tim SAR Gabungan Kembali Mencari Nelayan Hilang di Perairan Buton Selatan
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pos Search And Rescue Baubau, Sulawesi Tenggara bersama tim gabungan kembali melakukan pencarian seorang nelayan bernama La Ode Samiun (60) yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Sebelumnya SAR menerima laporkan atas hilangnya nelayan tersebut pada Jumat (17/1) pukul 10.30 Wita, kemudian tim SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit RIB membawa peralatan pendukung keselamatan lainnya. Namun setelah melakukan pencarian hasilnya nihil, sehingga pukul 17.30 Wita Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian.

Korpos SAR Baubau, Hasruddin Ere, Sabtu mengatakan kini operasi SAR kembali dilakukan dengan memperluas wilayah pencarian hingga 3 NM dari lokasi kejadian mengingat banyaknya personel yang ikut bergabung dalam melakukan pencarian hari ini.

Nelayan tersebut dilaporkan hilang saat melaut untuk memancing di sekitaran Perairan Batauga hingga Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan pada Jumat (17/1) pukul 09.00 Wita.

Korban diketahui pergi memancing, Jumat (17/1) pagi, sekitar pukul 08.00 Wita.

Hasruddin juga mengungkapkan, unsur yang terlibat dalam pencarian itu, Rescuer Pos SAR Baubau 7 orang, Polsek Batauga 4 orang, BPBD Buton Selatan 15 orang, Koramil Batauga 5 orang, Brimob 12 orang, Dinas Sosial Buton Selatan 12 orang, Dinas Kelautan dan Perikanan Busel 5 orang, Dinas Kominfo Busel 5 orang, dan Keluarga Korban dan Nelayan sekitar 40 orang.

"Sementara alut yang digunakan, yakni RIB Basarnas Kendari, Rubber Boat Basarnas Kendari, Speed Boat BPBD Busel dan Longboat milik nelayan setempat 24 buah," ujar Hasruddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nelayan tim sar

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top