Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Kebakaran SD 90 Sipatana Kota Gorontalo

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Putra di Gorontalo, Jumat (22/11/2019), mengatakan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, api berasal dari ruang Kepala Sekolah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:59 WIB
Petugas gabungan memadamkan api - ANTARA / Mushaful Imam
Petugas gabungan memadamkan api - ANTARA / Mushaful Imam

Bisnis.com, JAKARTA - Polres Gorontalo Kota melakukan penyelidikan penyebab kebakaran sejumlah ruangan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 90 Sipatana di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Putra di Gorontalo, Jumat (22/11/2019), mengatakan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, api berasal dari ruang Kepala Sekolah.

"Api diduga berasal dari kipas angin, mungkin dari korsleting listrik namun demikian kami akan tetap melakukan penyelidikan lebih dalam," ujarnya.

Ia mengungkapkan jika penyelidikan tersebut dilakukan untuk melihat apa ada hal lain untuk memperkuat bukti dan keterangan saksi yang lain.

"Ruangan yang terbakar mulai dari ruang Kepala Sekolah, guru hingga kelas," kata dia.

Kapolres mengaku jika api cukup sulit dipadamkan karena angin yang bertiup cukup kencang namun pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran dan TNI terus berusaha melakukan pemadaman.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, para siswa telah kembali karena jam belajar telah selesai. Dan untuk kerugian material masih akan dihitung," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top