Deputi Gubernur BI Resmikan Green House di Telaga Biru

Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Stabilitas Sistem Keuangan Erwin Rijanto meresmikan green house Kelompok Hasrat di Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 27 September 2019  |  15:15 WIB
Deputi Gubernur BI Resmikan Green House di Telaga Biru
Dua petani membersihkan tanaman mati dan rumput liar disekitar lokasi green house kelompok petani Hasrat yang merupakan UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo di Dumati, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Kamis (26/9/2019). Pembangunan green house tersebut bertujuan untuk mendorong pasokan bibit cabai rawit dan menjadi pilot project UMKM di Provinsi Gorontalo. - Antara/Adiwinata Solihin

Bisnis.com, MANADO— Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Stabilitas Sistem Keuangan Erwin Rijanto meresmikan green house Kelompok Hasrat di  Desa Dumati, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Kelompok Hasrat merupakan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo.

Erwin menjelaskan bahwa sektor UMKM terbukti memiliki ketahanan terhadap gejolak ekonomi. Menurutnya, sudah saatnya sektor itu naik kelas dengan pendekatan ekspor dan pemanfaatan teknologi.

“Sehingga melalui pengembangan UMKM diharapkan dapat membuka lapangan kerja, bertambahnya investasi, menjaga stabilitas harga, dan pada akhirnya dapat mendorong pemerataan dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (27/9/2019).

Dia mengungkapkan Bank Indonesia telah melakukan pembinaan terhadap 898 UMKM hingga kuartal I/2019 di seluruh Indonesia. Adapun, kelompok yang dibina bervariasi mulai dari komoditas hasil pertanian, produk makanan dan minuman olahan, serta produk industri kreatif.

Untuk Kabupaten Gorontalo, lanjut dia, terdapa 14 kelompok binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo. Jumlah itu separuh atau 50% dari total UMKM binaan.

“Tahun ini merupakan tahun ketiga program pengembangan UMKM cabai rawit oleh Kelompok Hasrat di bawah binaan BI Gorontalo. Kami berharap penerapan teknologi dan green house ini menjadi pilot project untuk mendorong kemandirian cabai di Provinsi Gorontalo,” imbuhnya.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan pengembangan UMKM cabai rawit menjadi solusi dalam pemenuhan pasokan yang selama ini menjadi volatile food.  Komoditas itu sangat berpengaruh terhadap tingkat inflasi di Gorontalo bersama bawang dan tomat.

“Ke depan, saya berharap UMKM cabai rawit binaan BI Gorontalo ini tidak hanya ada di Dumati, tetapi lebih banyak lagi tersebar di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top