BNI Manado Maksimalkan Peran Agen46 dan Banking Cafe

Bank BNI Wilayah Manado akan memaksimalkan sejumlah kanal layanan nonkonvensional untuk mendorong pertumbuhan nasabah di wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 05 Mei 2019  |  20:37 WIB
BNI Manado Maksimalkan Peran Agen46 dan Banking Cafe
Ilustrasi karyawati Bank BNI melayani nasabah. - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, MANADO – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Wilayah Manado akan memaksimalkan sejumlah kanal layanan nonkonvensional untuk mendorong pertumbuhan nasabah di Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Ferry Sinaga, Pimpinan Jaringan dan Wilayah BNI Manado, menjelaskan kantor wilayah tersebut saat ini membawahi empat provinsi yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mengandalkan peranan para Agen46.

“Untuk Agen46 kami di Manado saja saat ini sudah ada di angka 4.164 agen, per akhir tahun lalu itu ada di angka 3.450 agen, hampir 1.000 dalam 4 bulan ini peningkatannya,” katanya kepada Bisnis.

Dia menjelaskan Agen46 tidak hanya melayani kebutuhan nasabah seperti transfer, tarik tunai, setor tunai, dan pembayaran, melainkan juga dapat memfasilitasi para calon nasabah baru yang ingin membuka rekening di BNI.

“Hal ini yang kami ingin terus berdayakan agar orang, nasabah, atau calon nasabah, tidak perlu lagi ke banknya langsung, tapi pergunakan perpanjangan tangan BNI melalui Agen46 di sekitarnya. Tidak perlu jauh-jauh lagi, karena mereka setiap hari bisa melayani,” jelasnya.

Selain mengandalkan para Agen46, BNI juga terus menggenjot fungsi kantor cabang yang ditargetkan melayani pembukaan 10—15 rekening baru per hari. Tak hanya konsep kantor cabang konvensional, perseroan juga mengandalkan konsep baru seperti Banking Cafe.

Di Manado, terdapat satu BNI Banking Cafe yang berlokasi di Manado Town Square. Ferry menjelaskan, tempat tersebut menggabungkan konsep kafe dan dan tempat nongkrong yang santai dengan layanan perbankan.

Sejak beroperasi pada November tahun lalu, BNI Banking Cafe terus menunjukkan performa positif, meski sempat terseok-seok pada 3 bulan pertama. Sepanjang Februari—Maret, lanjutnya, pembukaan rekening baru di BNI Banking Café mencapai lebih dari 25 nasabah perhari.

“Pada Februari—Maret itu sudah 25—30 pembukaan setiap hari. Bukan hanya pembukaan rekening tapi juga penambahan dananya. Dari segi segmennya, nasabah yang datang ke sana juga berbeda, dibandingkan di pasar atau di sekolah. Jadi sepanjang Februari—Maret masuk top three,” ujarnya.

Dia menjelaskan konsep banking cafe sebenarnya sudah dicoba di beberapa tempat lainnya di Indonesia. Namun, dia mengklaim bahwa hanya BNI Banking Cafe di Manado yang relatif berhasil mempertemukan kedua konsep antara tempat kopi dan layanan perbankan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni, sulawesi utara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top