Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MTF Incar Penyaluran Rp15 miliar dari MTF Autofiesta 2019 Manado

PT Mandiri Tunas Finance menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan sebesar Rp15 miliar dari ajang MTF Autofiesta 2019 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara pada 2024 Maret.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 20 Maret 2019  |  20:05 WIB

Bisnis.com, MANADO—PT Mandiri Tunas Finance menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan sebesar Rp15 miliar dari ajang MTF Autofiesta 2019 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara pada 20—24 Maret.

Branch Manager MTF Manado Agus Hasiholan Pohan Siahaan mengatakan bahwa dalam ajang tersebut, perseroan menargetkan dapat meraih 100 surat pemesanan kendaraan (SPK) dengan ticket size rata-rata sebesar Rp150 juta.

“Target dari perusahaan memang 100 SPK, tapi kami selalu mengusahakan target di atas itu, jadi sekitar 120 SPK, dengan nominalnya average ticket size Rp150 juta, tinggal dikali dari aplikasi yang masuk jadi sekitar Rp15 miliar,” ujarnya di Manado, Rabu (20/3/2019).

Dia mengatakan, perseroan optimistis dapat mencapai sekitar 90% dari target tersebut sebelum hari terakhir MTF Autofiesta 2019, atau pada Sabtu (23/3/2019).

Dalam ajang ini, lanjutnya, MTF juga telah menggandeng selutuh diler dan merek mobil yang ada di Manado. Produk otomotif yang dipamerkan tidak hanya kendaraan penumpang, tetapi juga kendaraan komersial.

Sementara itu, Direktur Marketing MTF Harjantjo Tjitojardjojo mengatakan bahwa dalam gelaran ini perseroan memberikan bunga khusus untuk nasabah. Selain itu, perseroan memberikan tawaran tenor yang lebih panjang sehingga angsuran lebih ringan.

“Khusus 4 hari ini kami menawarkan penawaran khusus dengan bunga istimewa dan DP [down payment] cuma 10%. Kami juga punya tenor sampai 7 tahun, bukan hanya mobil penumpang tapi juga mobil komersial, komitmen kami agar industri otomotif bisa tumbuh dengan sehat, dan kami support dari pembiayaannya,” jelasnya.

Selain promo tersebut, gelaran ini juga menjadi sarana perseroan untuk mempromosikan produk baru berupa pinjaman multiguna dengan nama Cash Aja. Produk tersebut, lanjutnya, menawarkan bunga rendah dan proses pencairan yang cepat.

Produk tersebut diberikan kepada nasbaah MTF yang memiliki kontrak pembiayaan aktif. Proses pengajuan pinjaman dapat terselesaikan dalam waktu sekitar 3 jam dengan jaminan BPKB kendaraan. Bunga yang ditawarkan mulai dari 0,67% perbulan, atau 8% tanpa provisi.

Menurutnya, keunggulan lain dari produk Cash aja adalah pencairan dana yang maksimum dipatok sebesar 90% dari harga pasar kendaraan dengan biaya provisi 1%. Besaran pencairan pinjaman akan disesuaikan dengan kondisi kendaraan.

“Nilai kendaraannya sendiri kami akan lihat harga pasar, pencairannya bisa sampai 90% dari harga pasar. Tetapi tergantung kondisi mobilnya sehingga dia punya ruang lebih luas,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa perseroan menawarkan program khusus untuk milenial yang ingin mengajukan kredit kendaraan bermotor (KKB). Program tersebut menawarkan angsuran berjenjang yang akan disesuaikan dengan kenaikan pendapatan nasabah,

Di luar program pembiayaan, perseroan juga memperkenalkan layanan berbasis teknologi kepada nasabah. Pertama, aplikasi digital untuk nasabah yang ingin melakukan simulasi pengajukan KKB di MTF. Kedua, Marsha aplikasi kecerdasan buatan sebagai pengganti customer services.

Dia menuturkan, pada tahun ini perseroan juga akan merilis produk baru berupa pembiayaan khusus untuk pensiunan. Produk itu, lanjutnya, dibuat melalui kerjasama sesama anak usaha Bank Mandiri, yakni PT Bank Mandiri Taspen yang bergerak di bisnis pensiunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandiri tunas finance mtf
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top