PLN Tambah Layanan Kelistrikan di Bone

PLN UIW Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Suselrabar) melaksanakan penyalaan listrik dengan menerangi empat desa di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Februari 2019  |  14:51 WIB
PLN Tambah Layanan Kelistrikan di Bone
Ilustrasi: Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik. - Antara/Basri Marzuki

Bisnis.com, MAKASSAR – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Suselrabar) melaksanakan penyalaan listrik dengan menerangi empat desa di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Kami berharap anak-anak dari desa yang terpencil yang indah ini dapat menghasilkan generasi emas penerus bangsa dan nantinya dapat menjadi pemimpin di masa depan," kata GM PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf, melalui siaran persnya diterima, Kamis (21/2/2019).

Demi menggenjot target rasio elektrifikasi 100 persen tahun ini, PLN UIW Sulselrabar telah melaksanakan penyalaan listrik pada empat desa di Kabupaten Bone yakni Desa Langi Kecamatan Bontocani, Desa Langi tahap III Kecamatan Bontocani, Desa Pattuku Kecamatan Bontocani, dan Desa Sadar Kecamatan Tellulimpoe.

Bambang berharap masuknya listrik desa bisa berdampak positif dan potensi ekonomi dapat berkembang karena listrik bukan hanya penerangan semata, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan aliran listrik ini dapat bermanfaat utamanya bagi anak-anak sekolah yang ingin belajar pada malam hari," tambahnya di sela-sela peresmian pelistrikan di Langi.

Bupati Bone, A. Fahsar Mahdin Padjalangi mengucapkan rasa syukurnya atas masuknya listrik ke desa ini dan warga akan sangat terbantu dengan hadirnya listik di empat desa tersebut.

"Kita berharap anak-anak dapat belajar secara efektif dan menjadi penerus bangsa. Hadirnya listrik PLN ini saya optimis desa dapat maju dan berkembang," ucap Fahsar.

Camat Bontocani Andi Akbar optimistis dengan masuknya listrik di desa tersebut, kegiatan ekonomi akan meningkat sehingga aktivitas dapat berlangsung hingga malam hari.

"Anak-anak yang tadinya belajar menggunakan pelita, sekarang bisa belajar dengan penerangan lampu hingga malam hari," kata Akbar.

Untuk melistriki keempat desa tersebut, dibangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kilovolt (kV) sepanjang 26,15 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah 220 V sepanjang 15,825 kms. Total daya yang dialirkan 450 kVA untuk melayani 700 pelanggan.

Desa-desa ini jauh dari perkotaan, petugas PLN harus menempuh waktu 6 jam dari Makassar untuk menjangkau desa tersebut yang terletak di daerah pegunungan.

Kondisi jalan setapak dengan kondisi geografis pegunungan hanya bisa dijangkau dengan kendaraan khusus dan motor trail, sehingga ini menjadi tantangan bagi teknisi PLN untuk melistriki desa tersebut. Kurang lebih setahun PLN berhasil mengalirkan listrik di empat desa itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, listrik

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top