Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karantina Pertanian Makassar Ekspor Perdana Kopra Hitam Ke Bangladesh

Karantina Pertanian Makassar melepas ekspor perdana komoditas kopra hitam ke Bangladesh sebanyak 46,24 ton dengan nilai Rp749,49 juta.
Nugroho Nafika Kassa
Nugroho Nafika Kassa - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  04:13 WIB
Karantina Pertanian Makassar Ekspor Perdana Kopra Hitam Ke Bangladesh
Karantina Pertanian Makassar melepas eksporperdana komoditas kopra hitam ke Bangladesh sebanyak46,24 ton dengan nilai Rp749,49 juta.. Proses pengasapan kopra - Antara

Bisnis.com, MAKASSAR - Karantina Pertanian Makassar melepas ekspor perdana komoditas kopra hitam ke Bangladesh. Kopra hitam yang diekspor sebanyak 46,24 ton dengan nilai Rp749,49 juta.

Pelepasan ekspor ini dilakukan di gudang milik CV Aflaha Coconut Mandiri di kompleks pergudangan 88 Makassar, Selasa (26/7/2022).

Nilai eksport Sulsel di triwulan pertama 2022 diketahui meningkat sebesar 45,60 persen dengan nilai Rp6,97 triliun dengan sektor pertanian yang menunjukan pertumbuhan senilai Rp1,25 triliun.

Sementara itu, kopra asal Sulsel sendiri telah di ekspor ke beberapa negara tujuan antara lain Pakistan dan Afganistan dengan Volume ekspor pada 2020 sebesar 149,121 ton dan 2021 sebesar 29,5 ton.

Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar Lutfie Natsir mengpresiasi pencapaian CV Aflaha Coconut Mandiri yang dapat menjadi pionir eksportir kopra hitam dari Sulsel.

Dia berharap kegiatan pelepasan ekspor seperti ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka tetapi menjadi momentum yang berkelanjutan, menghasilkan nilai ekspor yang terus meningkat dan bertambahnya tujuan negara ekspor.

"Hari ini kita patut berbangga, karena Sulawesi Selatan sudah dapat melakukan ekspor langsung komoditas kopra hitam dengan negara tujuan Bangladesh. Selama ini komoditas kopra hitam ini dikirim melalui Surabaya atau Jakarta lalu kemudian dikirim ke negara tujuan," tuturnya, Selasa (26/7/2022).

Hal ini menjadi penting karena salah satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional adalah peningkatan ekspor yang memiliki potensi sangat besar, baik itu dari keragaman komoditas, kualitas, serta negara tujuan.


"Di situasi pandemi dan perekonomian global yang sedang lesu, kita tidak boleh menyerah. Potensi ekspor yang kita punya sangatlah besar, kuncinya adalah produktif dan jangan pasif," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor kopra bangladesh perekonomian
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top