Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelni Makassar Pastikan Setop Operasional Selama Larangan Mudik

Sejak 22 April lalu Pelni tidak lagi melayani penjualan melalui travel, melainkan hanya melalui loket Pelni. Larangan mudik yang kembali dilakukan pada tahun ini, dinilai akan kembali berdampak terhadap angka penjualan tiket Pelni.
Andini Ristyaningrum
Andini Ristyaningrum - Bisnis.com 26 April 2021  |  16:12 WIB
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Kapal Motor (KM) Binaiya meninggalkan dermaga Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (13/6/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - PT Pelni Cabang Makassar memastikan tidak akan melayani penjualan tiket kapal selama periode larangan mudik lebaran 2021. Hal itu merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13/2021 tentang Pelarangan Mudik Hari Raya Idufiltri 1422 Hijriah.

Kepala Cabang Pelni Makassar Ahmad Sadikin menjelaskan per tanggal 6-17 Mei, Pelni tidak lagi melayani penjualan tiket baik melalui travel maupun loket Pelni. Seluruh aktivitas untuk angkutan penumpang pada periode tersebut dipastikan tidak beroperasi.

"Karena disetop nya alat operasional dan transportasi, baik laut udara maupun darat, kami dari Pelni juga harus taat pada aturan," jelas Sadikin dikonfirmasi Bisnis, Senin (26/4/2021).

Sejak 22 April lalu Pelni tidak lagi melayani penjualan melalui travel, melainkan hanya melalui loket Pelni. Larangan mudik yang kembali dilakukan pada tahun ini, dinilai akan kembali berdampak terhadap angka penjualan tiket Pelni.

Secara otomatis hal itu juga memengaruhi pergerakan penumpang kapal Pelni. Sadikin menyebut, di tengah gempuran pandemi Covid-19 Pelni masih harus tetap bertahan dan mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah guna mencegah penyebaran virus Corona.

"Pelni itu untuk bertahan saja setengah mati. Tapi, karena anjuran pemerintah Pelni juga kan bagian dari pemerintah. Jadi, kita harus ikut aturan," ungkap Sadikin.

Secara umum, sejak sejak 22 April hingga 18 Mei 2021 seluruh penjualan tiket penumpang hanya dilayani melalui loket Pelni yang tersedia di seluruh kantor cabang. Selama masa pelarangan mudik, penjualan melalui website, Pelni Mobile Apps, channel online hingga agen tiket dihentikan sementara.

Sebagai informasi, selama masa pelarangan mudik 2021 sejumlah kapal penumpang Pelni melakukan standby di pelabuhan homebase (pangkalan). Kapal tersebut disiagakan dan siap dioperasikan sewaktu-waktu dibutuhkan.

"Jadi di tanggal 6 Mei tujuan mana pun untuk penumpang kita setop. Kalau tanggal 5 Mei kapal sandar di Makassar tetap di Makassar. Begitu pun yang bersandar di Papua, tetap di Papua. Jadi, tidak ada perjalanan lagi," jelas Sadikin. (k36)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar sulsel pelni
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top