Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Makassar 95 Persen

Jaringan transmisi ini menghubungkan gardu induk 150 kV di Tanjung Bunga dengan gas insulated switchgear 150 kV di Bontoala.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  20:34 WIB
Pekerja memasang jaringan transmisi line 150 kilo volt (KV) Lasusua-Kolaka di Kabupaten Kolaka Utara, Senin (17/12/2018). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pekerja memasang jaringan transmisi line 150 kilo volt (KV) Lasusua-Kolaka di Kabupaten Kolaka Utara, Senin (17/12/2018). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — PLN menyelesaikan pengujian tegangan tinggi terhadap jaringan transmisi bawah tanah bertegangan 150 kilovolt di Makassar.

Jaringan transmisi ini menghubungkan gardu induk 150 kV di Tanjung Bunga dengan gas insulated switchgear 150 kV di Bontoala.

Pekerjaan jaringan transmisi kabel bawah tanah 150 kV Tanjung Bunga- Bontoala ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional.

Jaringan transmisi bawah tanah ini, berfungsi untuk melanjutkan mengaliran daya dari jaringan transmisi Punagaya—Tanjung Bunga yang rampung beberapa pekan lalu.

Hal ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan listrik Kota Makassar.

"Progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai 95 persen dan dalam tahap persiapan pengoperasian,” ujar General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan I Putu Riasa melalui siaran pers, Kamis (8/10/2020).

Menjelang beroperasi, jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Tanjung bunga–Bontoala harus melalui beberapa tahap pengujian terlebih dulu, hingga memperoleh rekomendasi layak bertegangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top