Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WISATA MANADO: Simore Peak Sajikan Pemandangan Gunung dan Laut

Wisatawan asal Eropa 'berburu' ketenangan, kesejukan dan kedamaian di Simore Peak. Pelancong asal Eropa biasanya melakukan perjalanan dari Manado menuju Togean melalui Gorontalo
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  01:07 WIB
Wisatawan menggowes sepeda sambil menikmati kesejukan alam di Simore Peak. - istimewa
Wisatawan menggowes sepeda sambil menikmati kesejukan alam di Simore Peak. - istimewa

Bisnis.com, MANADO — Simore Peak menawarkan pemandangan pegunungan, perkebunan, dan laut yang menjadi pesona tersembunyi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Manajemen Simore Peak menuturkan destinasi itu berada di lokasi yang strategis. Pasalnya, kawasan tersebut ada di wilayah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) atau perbatasan antara Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo.

Selain itu, Bolmut juga dilalui oleh Jalan Trans Sulawesi. Dengan demikian, lokasi itu menjadi perhentian dalam perjalanan lintas provinsi.

Adapun, Manajemen Simore Peak menyebut mayoritas konsumen merupakan wisatawan mancanegara asal Eropa yang melakukan perjalanan dari Manado menuju Togean melalui Gorontalo atau sebaliknya.

Simore Peak menawarkan pengalaman menjelajah pesona tersembunyi Sulut dan penginapan. Pengnujung bisa menikmati pemandangan berupa pegunungan, perkebunan, laut, serta pulau yang ada di sekitar lokasi tersebut.

Weny Kohongia, Pemilik Simore Peak, menuturkan destinasi itu menjadi wirausaha sosial rintisan. Dalam pengembangan objek itu, pihaknya melibatkan petani dan nelayan setempat untuk mengisi berbagai kebutuhan.

Masyarakat, lanjut dia, dilibatkan dalam penyedia layanan transportasi seperti mobil, motor, dan perahu. Selain itu, penduduk juga turut menjadi juru masuk, pemandu, serta profesi penunjang lainnya.

Wisatawan menikmati sejuknya udara di Simore Peak./istimewa

“Konsep ini dikenal dengan nama pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism [CBT],” jelasnya dalam siaran pers, Senin (10/2/2020).

Weny mengklaim Simore Peak menjadi jangkar atau alasan utama wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Bolmut. Status Manado sebagai destinasi prioritas diharapkannya semakin membuka peluang dan meningkatkan jumlah kunjungan.

Selain pemberdayaan masyarakat, Simore Peak menjadikan keamanan dan kelestarian lingkungan sebagai perhatian utama. Hal itu selalu dikoordinasikan kepada masyarakat melalui Pemerintah Desa.

“Ke depan, Simore Peak berharap dapat menjadi stimulan bagi pengusaha untuk berinvestasi di Bolmut sehingga tercipta lapangan pekerjaan baru,” ujar Weny.

Dia mengatakan melakukan tes pasar sekaligus mengamati kekuatan dan kelemahan Simore Peak dalam setahun. Salah satu kendala yang dihadapi yakni minimnya sosialisasi tentang pemanasan global.

Akibatnya, masalah lingkungan seperti sampah plastik, minimnya sistem pengelolaan sampah, serta kebakaran lahan masih kerap ditemui.

Kendati demikian, Weny mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Sebagai gambaran, ratusan bibit pohon ditanam di bukit desa pada tahun lalu serta pembakaran lahan yang diawasi dengan ketat.

Dari bukit di Simore Peak, pelancong menikmati pemandangan laut Manado./istimewa

Pemerintah desa, imbuh dia, juga telah memperbaiki jalan perkebunan. Namun, kondisi tanah masih mudah tergali saat hujan karena belum dilapisi aspal.

Weny berharap dapat meningkatkan fasilitas dan layanan di sekitar Simore Peak. Selain itu, pihaknya mengharapkan dapat berkontribusi positif untuk masyarakat dan pariwisata Indonesia.

“Simore masih jauh dari sempurna, tidak mudah membangun di tengah keterbatasan infrastuktur dan tenaga profesional. Sejauh ini, kami telah membuat jalan tanah dan sarana air bersih sedangkan listrik belum tersedia,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manado traveling
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top