Bisnis.com, MAKASSAR – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto hadir di Makassar dalam rangka peluncuran program pendidikan vokasi industri. Peluncuran program vokasi tersebut merupakan link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri.
Airlangga mengatakan, langkah ini merupakan salah satu wujud nyata dan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.
"Peningkatan kualitas dan daya saing SDM adalah kunci agar kita bisa memenangkan kompetisi, utamanya memasuki era industri 4.0. Kita sudah memasuki era persaingan global," ungkap Airlangga pada acara peluncuran di PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Rabu (16/1/2019).
Memasuki tahap ketujuh, program vokasi industri Kemenperin telah melibatkan 109 SMK dan 40 perusahaan dengan jumlah kesepakatan kerja sama yang ditandatangani sebanyak 181 perjanjian.
Airlangga menyebut, untuk satu SMK dibina lebih dari satu perusahaan industri sesuai program keahlian di SMK bersangkutan. Secara total sepanjang tahun 2017 lalu, Kemenperin telah menggandeng 648 industri dan 1.862 SMK dengan 3.289 perjanjian kerja sama yang sudah ditandatangani.
"Kali ini program vokasi industri akan lebih dimaksimalkan di wilayah Sulawesi dan Kalimantan Barat. Peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu program prioritas pemerintah," terang Airlangga.
Dalam peluncuran ini hadir pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.