CPNS Sulut Diikuti 2.589 Peserta, Ini Jaminan Gubernur Soal Titipan

Oleh: Deandra Syarizka 31 Oktober 2018 | 18:42 WIB
CPNS Sulut Diikuti 2.589 Peserta, Ini Jaminan Gubernur Soal Titipan
Puluhan peserta seleksi CPNS melaksanakan Ujian Sistem CAT./Antara-Adwit B Pramono

Bisnis.com, MANADO — Gubernur Sulawesi Utara  Olly Dondokambey  menjamin dalam pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tahun 2018 yang diikuti 2.589 peserta bebas titipan.

Gubernur Olly mengatakan para peserta seleksi hanya bisa mengandalkan diri mereka sendiri dan tidak boleh ada bantuan pihak lain.

Menurutnya, saat ini seleksi CPNS yang digunakan telah berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Dengan menggunakan sistem tersebut, maka proses seleksi akan sangat transparan dan terbuka. Penerimaan ASN juga murni didasarkan pada hasil tes mereka, bukan yang lainnya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang nantinya akan menjalankan sistem tersebut dalam setiap tahapan seleksi CPNS. Sehingga, tidak akan ada lagi titipan-titipan untuk bisa memuluskan langkah seseorang menjadi CPNS.

"Sistem penerimaan CPNS sekarang tidak seperti dulu lagi. Tidak ada lagi minta tolong ke orang lain supaya bisa lulus. Kuncinya harus giat belajar," ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (31/10/2018).

Olly berharap hasil seleksi setiap peserta dapat memenuhi batas nilai yang ditentukan.

Sebelumnya, Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, Wakiran mengatakan tes CPNS Pemprov Sulut yang diikuti sebanyak 2.589 peserta yang akan mengisi kuota sebanyak 417 CPNS. Tes ini berlangsung empat sesi setiap harinya. Setiap sesi diisi 200 seat.

"Untuk Pemprov Sulut berlangsung selama tiga hari. Setelah itu tes CPNS Kabupaten/Kota," beber Wakiran.

Sementara, Kepala BKD Sulut Femmy Suluh mengatakan, tes SKD yang diikuti seluruh peserta memiliki tiga bobot penilaian penting.

"Tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum dan tes kepribadian," kata Femmy.

Lanjut Femmy, tiap item penilaian, memiliki standar nilai. Peserta yang tidak mencapai standar nilai tidak lolos.

"Kalau kebangsaan bobotnya 75, kepribadian 143 dan intelegensi 80," ungkap Femmy.

Lebih lanjut, Femmy menerangkan, setelah lolos dari tes SKD dan memenuhi passing grade, para peserta akan menghadapi tes seleksi kompetensi bidang. Nantinya para peserta akan diuji menurut bidang masing masing. Tes ini menjadi penentu kelulusan menjadi CPNS.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer